img Menaklukkan Duda Dingin  /  Bab 4 Kau Adalah Makananku | 3.13%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Kau Adalah Makananku

Jumlah Kata:1085    |    Dirilis Pada: 22/12/2022

gin seraya mengelus pergelangan tangan Amber dengan ibu jari

ing. Dengan alis berkerut, ia mengamati situasi. "Aku m

a Tuan Dingin seraya memutar pergelangan tangan sang

a tidak menduga bahwa orang pertama yang berhasil menemukan rah

u," jawabnya sambi

m lebih erat. "Daripada kau mati sia-sia, bukankah

jam tatapan. "Aku belum mau mati," tegas wanita it

h kau pernah ing

a janji yang harus kutepati

ngus remeh. "Bukankah jan

tu juga yang membuatku sanggup bertahan hingga h

endadak beku. Dengan tatapan yang lebih dingin, ia be

kau akan membebaskanku?" balas

. Secepat kilat, sang wanita menarik se

ucap pria

sendiri," jawab Amber dengan nada sinis. Ia tidak suka berbagi informasi dengan oran

mengeraskan rahang. "Kenapa kau menca

hiasan terbaik di dunia," jawab Amber setengah men

ata, "Berhentilah mengejar laki-laki itu. Dia tid

mua orang. Meskipun dua tahun belakangan ini, dia menutup diri, aku yakin dia tetap mau membantuku," je

yang belum kau kenal?" cibir si Kanibal

lah, aku langsung jatuh cinta. Tampak jelas bahwa Adam Smith adalah pria baik

empuan! Gampang sekali jatuh cinta." Sedetik kemudian, ia berjalan menu

un berkedip-kedip heran. Setelah

membiarkanku hidup,"

Dingin berkata, "Kita belu

jika aku menjawab pertanyaanmu?" protes Amber sa

otol, barulah sang pria lanjut bicara. "Aku tida

seperti baru saja melihat peluang. "Kau tahu? Itu sama sekali bukan mas

mam Tuan Dingin seraya dud

Kau tidak mungkin memintaku me

menatap perempuan yang membungkuk di sampin

h mundur. "Tentu saja tidak. Aku tidak mungkin mengorbanka

rkan kepadaku?" tanya Tuan Di

g?" tanya sang wanita, mengh

etap menggeleng tegas. "

lu apa yang harus kuberikan kepadanya?" gum

g yang kau punya?" sindir Tuan Dingin

a punya kecantikan dan semangat yang bisa dibanggakan. Orang

untuk mempermainkan Amber telah kembali terb

kepadamu? Ingat! Kau sudah berjanji untuk membiarkanku

membungkus tubuh sang wanita. "Kau tahu? Meskipun aku kanibal,

berubah kaku. "Kau bilang, kau tidak tertarik padaku,

ku punya banyak pilihan? Pria tetaplah pria dan wanita tetap

nya, Amber menelan ludah dengan susah

a kembali tersulut. Dengan geram, laki-laki itu bangkit dari kursi

bahwa si Kanibal bisa senekat itu. "Apakah kau sudah gil

h makananku," balas si K

ir meraih gagang pintu, sang pria sudah lebih dulu merengkuh pinggangnya. Sedetik kemudian

ilih. Nyawamu

sang wanita berteriak, "Kau sud

al," tegas si Kanibal sambil

dulu! Beri aku waktu untuk berpikir," pintanya men

nunggu lebih lama. Sekarang, kau harus tahu bahwa aku tidak impoten," desah Tuan Dingi

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY