img Gadis Rahasia Kapten  /  Bab 3 3. Gadis Bandel | 3.85%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 3. Gadis Bandel

Jumlah Kata:1053    |    Dirilis Pada: 23/12/2022

i sebel

penuh penekanan pria itu terdengar dari seberang panggilan. Beberapa saat sebelumnya ia be

gan rambut panjang kecoklatannya. Tingkah lakunya sangat energik dan ceria, walau sedikit kekanakan dan tidak suka dikekang. Wanita yang memiliki hobi traveling berke

len harus melakukannya diam-diam. Sialnya, kali ini ia tertangkap.

. Ia yakin kali ini ia pasti akan

alihkan perhatian demi mencegah Carlen Brandt, peneliti kenamaan serta kebanggaan asal Jerman sekaligus ayahnya, marah berkepanjangan. Wal

ke Rusia?" suara Carlen terdengar lebih berat dan penuh penekanan. Terasa

!" janji Helen seperti anak kecil. Ia menebak ayahnya mungkin marah karena ia akan memboroskan uangnya di Rusia. Maklu

ia melarang tanpa sebab. Pasalnya pusat riset miliknya sekarang menerima proyek besar senjata biokimia dari Amerika dan ia su

gampangnya berpelesir ke Rusia.

k mau marah dan ayah tidak ingin berdebat. Kamu tahu kan

elen pah

i putrinya yang entah pura-pura tidak tahu

ng kau d

tidak peka. Oke, sekarang darah panas Carlen

NG! AYAH AKAN MENGIRIM

DAK MAU DAN TIDAK A

kan ponselnya sebelum Carlen mengakhiri ucapannya. Ia tidak ingin mendengar ocehan dan ancaman dari ayahnya lagi. Ia hanya ingin berwisata d

egitu melihat toko-toko berjajar di area bandara.

*

a yang membuatnya marah. Jika Helen ke negara lain mungkin Carlen masih bisa maklum. Tapi tidak den

yang menghantam otaknya sekarang. Ia adalah ilmuwan

nvestor, paham?" omel Carlen, mencoba memperingatkan Herald, putra sulungnya yang memegang posisi direktur di perusahaannya. Carlen

mbaran dokumen terakhir yang harus ia ta

Herald yang mengerti sekali bagaimana jika ayahnya marah. Apa

h terbuka lagi untuknya. Dasar anak nakal! Aku ingin tahu bagaimana rasanya ti

usir atau mengutuk putrinya. Herald tahu betul ayahnya seperti apa. Ia pun menghitung

ima

erlebihan? Bagaimana jika kita

d ter

emput dia pulang. Sekarang lebih baik ayah berangkat dulu ke Estonia," ucap Herald menenangkan. Ia beranjak dari tempat dudu

ong pundak ayahnya untuk

yakin Helen akan baik-baik saja. Dia sudah dua pul

api

ujicobakan segera. Aku akan mengurus Helen!" kata Herald dengan sedikit keras karena

sudah ada sebuah helikopter yang menunggu mereka. Tanpa bisa berbicara lebih banyak lagi

dikit berteriak pada pilot helikopter lalu ia me

onar apalagi membuat masalah besar di Rusia. Lebih jauh lagi ia berharap se

a sang pilot. Helikopter itu pun terb

engambil ponselnya dan menghubu

artu kreditnya hingga cuk

m ia menggelengkan kepalanya. Semoga kema

n... Kau memang

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY