img Undercover Prince  /  Bab 5 Wajah Di Balik Topeng | 9.43%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Wajah Di Balik Topeng

Jumlah Kata:1102    |    Dirilis Pada: 15/02/2023

iasan bulu-bulu angsa lembut berwarna putih. Dia menuruni undakan kereta

inya pulang ke rumah. Sekalipun ia tahu tujuan diadakan pesta dansa malam ini tak lain untuk mencarikan jodoh penerus raja Wis

lliam Lancester. Kriteria calon istri pangeran sangat tidak jelas karen

aula istana. Bertingkahlah sopan dan anggun, jangan buat Mama papa kecewa!" pe

buatan penjahit ternama di Wisteria Kingdom menyapu lantai istana seiring dengan gerak-gerik para puteri bangsawan yang

inkan nada-nada merdu nan riang untuk menghidupkan suasana dan juga mengir

ehabisan bahan bakar. Lemas, sedikit mengantuk, dan tak antusias dengan kemeriahan pesta di istana raja yang menurutnya bising dan berisik

keunguan yang ditemani gugusan bintang berkerlip bak berlian. Gadis itu duduk di atas susuran paga

aman istana yang terawat dengan baik. Jasmine, mawar, dan juga aroma dedaunan ya

pesta, Non

mang terkesan kabur dari pesta, itu bukan perilaku baik dari puteri seorang perdana mentri. Perlahan Lady Am

ampu aula melangkah mendekatinya. Jantung gadis itu berdegup kencang, dia me

od! Siapa nama Anda, Miss?" Sebuah t

tutupi separuh topeng warna hitam kontras dengan warna kulit mukanya yang pucat

enang menyepi di sini saja menikmati keindahan taman istana di malam hari. Aroma bunga mekar membuatku ten

ma parfum para gadis bangsawan yang semerbak. Kurasa aku butuh sedikit

apa lampu taman menerangi semak-semak bunga yang terawat oleh tukang kebun

Perancis merah muda yang sedang mekar dan menghilangkan duri-durinya dengan pisau belati yang tersimpan di sabuknya.

a setangkai bunga mawar itu lalu mencium aromanya yang lembut

rnah bertemu sebelumnya. "Panggil aku dengan namaku saja, William cukup. Dan sebuah dansa sederhana bersamamu a

-di sini

dek. "Di sini saja!" potong William yakin lalu meraih pinggang gadis itu

sayup musik mini orkestra kedengaran dari aula istana mereka sal

" selidik sang pangeran masih terus mengayunk

yaan itu. Dia berusaha mengarang identitasnya. "Di Mayflower V

kunjung ke sana besok, apa b

ku harus pulang sekarang. Terima kasih untuk dansa yang indah ini, Sir William Blackwood!" ser

ung Amy dan menangkup wajah gadis itu dengan telapak tangannya yang lebar. Sebuah ci

kuatirnya seperti menguap begitu saja ketika dia larut dalam ciuman tiba-tiba dari pria yang merengkuhnya erat. Kedua

g mereka kenakan. "Siapa kau sebenarnya, Amy? Jujurlah kepadaku-" Sang

kata, "Sepertinya aku telah lancang, Sir. Sampai jumpa di lain kesempatan!" Dia segera berlari masuk ke

u terjadi. Namun, langkah cepat kedua wanita Stormside itu menghilangkan jej

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY