img Siapa Takut Pengkhianat Cinta  /  Bab 5 Chapter 05 | 8.47%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Chapter 05

Jumlah Kata:1048    |    Dirilis Pada: 14/03/2023

k pulang, setelah mengantarkan Andini masuk

emanggilnnya itu, ketika pintu mobilnya ditahan dengan kuat. Sambil menggeram pelan, Irvan menoleh untuk menatap

Gue aja masih ingat kok sama lo. Sori ya, gue terapksa menolak pernyataan

l dengan sangat mesra, komentar Irvan di dalam hati. Cowok itu lan

pegang-pega

i, begitu melihat mobil mewah Irvan saat ini, Aulia jadi sadar bahwa penampilan Irvan pun ternyata sangat keren dan mengindikasikan dirinya sebagai orang mapan. Tentu saja hal ini tidak boleh disia-siakan oleh Aulia. Untuk urusan Carvian, itu biar jadi urusan belakang. Memang Carvian merupakan pacar rahasianya, sep

terkekeh. Dia menarik napas panjang dan mengelus mobil mewah Irvan ter

n Aulia dari badan mobilnya. Sebenarnya, Irvan pun ogah jika

epupu lo. Dia itu baik seperti malaikat, sementara lo itu hanya meminjam topeng malaikat, padahal aslinya lo itu ular yang licik." I

nutup pintu mobilnya. Cewek itu masih memamerkan senyuman manis dan terbaiknya, juga tatapan

a se

dini dan Irvan, lalu menjadikan Irvan sebagai miliknya. Enak saja si Andini. Semua yang bagus-bagus selalu dia dapatkan sejak dulu, sementara dirinya tidak pernah mendapatkan apa pun. Kal

e? Haha. Lo pandai ngelucu, ya. Mana mungkin gue cewek yang seperti

mahal, di saat lo menolak gue?" potong Irvan langsung. Senyuman puas dan penuh kemenangan itu terc

itu.

banget. Kayak mulut gue bakalan tercemar kalau ngelakuinnya. Gue ingatin sama lo. Jangan pernah lo ganggu gue dan

lnya, kemudian langsung masuk ke dalam. Dia menyalakan mesin mobil, lalu segera tancap gas. Menin

an!" d

#

a, Andini me

Dia sengaja tidak keluar dan membantu Irvan atau melabrak Aulia. Andini merasa sedikit terhibur karena bisa m

h geli. Di ujung telepon, Irvan mendengus. Masih ada waktu satu jam sebelum

njang dan menatap layar laptopnya. Masih ada sedikit pekerjaan

Lagian, buat apa gue bantuin? Gue ya

tanya Irvan dengan nada penasaran. Dia menaikkan s

ggak sudi hati gue disakitin lagi sama orang lain. Terlalu berharga, soalnya. Jadi, kalau lo emang masih ada rasa sama

itu udah lama mati. Yang ada di hati gue saat ini buat dia cuma rasa benci. Hanya lo satu-satunya di hati gue, sem

embuat cewek itu menoleh. Pintu kamar terbuka dan sosok bundanya terlihat. Bel

. Carvian di depan. Di

n Andini itu pun bisa mendengarnya. Cowok itu buru-bur

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY