img Pria Kedua (Ayah Untuk Anakku)  /  Bab 3 Ep. 3 - Hamil | 5.66%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Ep. 3 - Hamil

Jumlah Kata:1298    |    Dirilis Pada: 22/05/2023

in dengan apa yang barusan dide

daku. Apa kau tidak merasakan ada benj

is yang ditemuinya pun mempunyai kondisi yang sama. "Apa mu

akal menunjukkan rasa sedih atau iba dan lain-lain. Namun, ru

Jaya dan pria itu mengangguk. "Kalau begitu jangan ber

na aku bukan tipe oran

gan semangat membara, menghabiskan seluruh tenaga seolah-olah itu adalah ka

yang Tuhan beri untuknya sebelum kembali ke tangan-Nya. Risa pikir,

mua harga dirinya direnggut, membiarkan tubuhnya yang suci menjadi wa

enikah dengan laki-laki mana pun. Hidupnya tidak akan lama, menikah hanya a

sahan dengan baik. Mereka pun tidak saling berharap untuk saling bertemu

etapi tak ingin berpi

rtemu lagi karena aku membutuh

*

ra yang bertetanggaan dengan Kanada. Dia benar-benar akan menghabis

tas menemui Margareth. Risa ingin segera memeriksakan kondisinya, barangkali rasa gembira yang dia rasakan bisa mengalahkan penyakit g

da menjalani kehidupan sulit. Namun, Risa juga tidak bisa melepaskan keinginan terbesarnya untuk

dia tidak akan menjalani operasi atau perawatan lainnya. Kesehatan dan hidup lama memang pen

kdir. Aku tidak akan marah pada Tuhan meski

n menyesal. Dia akan menghabiskan tabungan hasil bekerja sebagai administrasi di sebuah perusahaan

Prancis ke Kanada. Dia ingin ke tempat indah yang tidak akan pernah ada

saja semakin parah, tapi kamu malah

isa sedang berkemas. Margareth tahu jika temannya itu sangat ingin pergi

Kanada tidak akan runtuh dan aurora juga tidak akan lenyap. Dia muncul setiap

kan terjadi kedepannya karena Tuh

ti acara mingguan? Jangankan itu, selama aku kenal denganmu, kamu bahkan tidak pernah

lau aku ini cuma manusia yang tidak abadi." Risa menunjukkan e

rdoa dengan menyentuh kedua bahu dan kening, lalu menyatukan tel

ng di hatinya, seperti ketika wanita itu sengaja mematikan ponsel agar tidak ada yang bisa meng

ndiri di negara pecahan es di Amerika Utara tersebut dan mengirimkan video rekaman di Saskato

enunggu hari kematian. Dia lantas memelototi Risa begitu perempuan itu masuk ke ruangan sambil te

l duduk di depan Margareth. "Aku

habat. Dia berulang kali menatap Risa dan lembar kertas yang kini dipegangnya. Ada perasaan takut dan bers

di Kanada?" tanya Margareth begitu meletakk

a dengan kening berkerut. "K

idak bisa diam begitu saja saat dirinya telah melakukan kesalahan besar. "Kamu tahu, Peneliti itu manusia. Mereka bi

desak, tak sabar dengan omong kosong Margaret

eliti, Dokter juga terka

dengan mata melotot. Dia sudah

di depan Risa dengan ekspresi menyesal. "Maafkan aku, Ris! A

yang tidak menunjukkan sifat berbahaya. Bisa dihilangkan dengan operasi kecil, ata

ang campur aduk. Jika memang dia tidak salah dengar, maka ini benar-benar menja

u yang lebih mengejutkan daripada kesembuhan Risa yang menda

sambil berlompat kegirangan. Dia bersalah telah membenci Tuhan

lima minggu ini!" teriak Risa

aling indah dalam hidupnya sampai-sampai membuat Margareth cemas

ahi mengernyit, tetapi dia tidak berani mengatakan yang sesungg

gareth yang terdengar pelan. Dengan wajah kebingungan,

li mengeluarkan ekspresi b

pa

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY