img Menantu Yang Tak Diinginkan  /  Bab 2 Permintaan Cerai | 1.65%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Permintaan Cerai

Jumlah Kata:1285    |    Dirilis Pada: 25/05/2023

a, yakinlah bahwa Tuhan lebih tahu yang

*

an Ibu dan Mira?" Aku menger

aat ini pun sering membuatku frustrasi. Pernikahan yang bar

lain. Pantas saja, di malam pertama pernikahan, ia tak menyentuhku dan segera bergegas keluar dengan alasan

, apakah diriku tak menarik di matanya? Sebagai wanita aku merasa tidak jelek, tinggi semampai, kulit kuning langsat, dan

ka," sahutnya lagi sambil melep

tu pada mereka. Aku tak pernah keras pada mereka, malah

n." Aku mendengus kesal, bagaimana bisa di

bagaimana perlakuan mereka padaku? Tolong jangan menutup mata hanya karena Mas ngg

pa aku menikahimu jika aku tak mencintaim

p mata lawan bicaranya. Meski usia pernikahan kami yang baru seumur jagung, te

tkan perdebatan ini lagi." Aku segera keluar dari kamar. Ru

ti membuatku merasa nyaman. Bau buku yang selalu menjadi obat penenang kala rasa marah m

akang rumah. Bangunan kecil yang terpisah dari rumah utama. Mertua dan iparku tak pernah berkunjung,

dan Mira menindasku. Karena beliau pulalah, sehingga Mas Agung memilihku

kali kami bertemu. Ya, kami sering bertemu karena berada di kompleks perumahan yang sama. Ya

enutup kemungkinan, bahwa ia akan bertemu dengan Lidya di hari ke

p wanita gampang jatuh hati jika telah menetap bersama? Ataukah hanya hatiku yang terla

itanya lagi, mengapa aku masih bertahan? Jawabannya mungkin terdengar bahwa aku hanya mencintai uang. Memang betul,

u terpaksa menerima perjodohan ini. Perjodohan yang telah disepakat

idikan yang kini berada di semester akhir. Meski memilih jurusan yang tak kusukai, tapi aku berkuliah denga

gung tempo hari yang membuat Mira ketar ketir. Sehingga ia segera merengek ke ibunya agar dibelikan ponsel yang lebih mahal. Al

miku. Jelas itu hanyalah sebuah formali

asan untuk pesannya dan segera mematikan ponselku. Aku tak peduli deng

cintaku padanya tertutupi dengan sejuta kekecewaan yang ia ciptakan untukku. Istri mana yang tak marah jika suaminya tertangkap basah bergan

buatku makin over thingking. Mas Agung tak melihatku, tapi aku juga berusaha agar tak terlihat olehnya. Untung saja para sahabatku

terbuka. Kulebarkan bola mata ketika melihat Mas Agung berada

u?" Ia menghampiriku d

erlihat lesu. Berharap bahwa laki-laki itu akan khawatir padaku,

rusaha mengelak. Aku berdiri m

?" Matanya menelusuri s

la di atas meja. "Tuh, buat skripsi,

i informasi yang kubutuhkan. Jantungku berdegup kencang, menjelaskan bahwa aku sedang tidak baik-b

in mendekat ke arahku. Ia menarik kursi yang berada di sampingku dan duduk

ama, bedanya, dia di New York sedangkan aku di Depok. Namun, lagi-lagi egoku menolak menerima bantuannya. "Mengap

api, mulutku seperti memiliki

skah seorang istri mengabaikan suami?"

erdiri. "Oh iya, aku lupa kalau kita sudah me

apa, Nara?" ucapnya penuh penekanan, berusaha menekan suaranya agar terdengar tetap

ini?" ujarku santai, lalu mem

pindah besok, kema

, terkejut deng

tapi sayang, bukan itu maksudku." Kula

al

ra berbalik. "Aku ingin bercerai.

pernah bercerai denganku," berangny

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY