img Birahi Anak Tiri  /  Bab 6 Birahi 6 | 1.48%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Birahi 6

Jumlah Kata:1242    |    Dirilis Pada: 06/06/2023

g masuk ke pavilyunnya, sementar

mengendap-endap masuk ke dalam kamar ku. Lalu m

Karena fisikku takkan memungkinkan untuk melak

tidur, Mbak Ayu mengetuk pintu perlahan-lahan. T

Ayu yang seperti memohon begitu. Akhirnya a

ku sambil berkata,"Kok dikunci

isuruh nyetir sama Mama. Mana jalanan lagi macet pula.

gajak k

us ke sana-sini. Poko

u berkata,"Owh... pantesan lam

engelus paha putih Mbak Ayu yan

rtahan selama enam bulan. Berarti selama enam bulan kamu b

ma dokter itu? Alesan udah punya

ersetubuh selalu pakai kondom. Sedangkan aku nggak suka pakai kondom

karang. Soalnya aku sedang letih sekali. Ma

pa. Besok malam

i pangkal paha Mbak Ayu. Wah... ternyata Mbak Ayu sudah mempersiapkan diri.

embayangkan enaknya

uan tembemnya, rudal ku pu

masih tetap akan me

nembus keperawanan Mbak Ayu malam ini, karena

gsung ngaceng setelah menyentuh kemaluan Mbak Ayu yang tidak berc

annya sampai terlentang di atas bedku. Mbak Ayu cuma menatap ku dengan sorot heran. Dan membiar

baby lotio

u, "Emang kenapa? Mau

Mbak kan udah telanjang gitu,"

rias,"

ku, lalu masuk ke dalam kamar Mba

u yang sudah ditutup dan dikuncikan. Lalu menghampiri Mbak Ayu yang

lu kutanggalkan baju dan celana piyamaku, karena tak kuasa menah

dan agak ternganga, kehangatan pun terpancar dari tubuh Mbak Ayu. Memb

ggang ku, terkadang dengabn pelukan hangat di leher ku... l

. Tidak... aku tak bisa lagi menganggapnya sebagai kakakku, seperti tak bisanya aku menganggap Ma

lama lagi melakukan fore

bil memijatnya. Lotionnya memancar ke dalam celah kemaluan Mbak Ayu, sengaja cukup banyak kukeluarkan l

ak Ayu yang sudah berlepotan lotion itu. Jemar

merenggangkan sepasang paha gempalnya sejauh mungki

pahanya, kedua tangannya pun dipakai untuk menarik lipatan l

berlepotan lotion itu. Dengan cara seperti ini, aku yakin akan mudah memasukka

rkali-kali puncak rudal ku meleset, kada

rasi, akhirnya aku berhasil juga membenamkan rudal ku k

masuk... " bisik Mbak Ayu sambil

rita tentang gagalnya pengantin di malam pertama, adalah kisah kedu

tidaklah sulit melakukan pene

at sempit, namun tetap bisa membenam terus sampai lebi

mun makin lama makin lancar. Dan waktu aku mendorong rudal ku, terasa semakin j

enar menyetubuhi kakak tiri ku, sa

r suara

kita... sudah benar-b

ut ku,"Sak

Ayu yang disusul dengan ciuman-ciuman hangatnya di bibir ku. Membuat ku semakin bergairah untuk mengay

mpat aku membi

untuk ejakulasi di

i dalam vaginaku. Setelah enam bulan, nanti aku akan di

lama, kurasakan lubang senggama Mbak Ayu tidak terlalu sempit lagi. Karena lendir libid

isteris Mbak Ayu pu

isi enak sekali Saaam...

engar ke lantai bawah. Maka rintihan-rintihan Mbak Ayu malah aku anggap sebagai hal yang erotis

ak tiri ku. Tak ragu lagi menciumi bibirnya yang sensual. Tak ragu lagi

^

dan menegangkan ' PREMANKU CANDUK

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY