img Saat Hati Tertusuk Duri Cinta  /  Bab 2 Jangan Pergi | 0.53%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Jangan Pergi

Jumlah Kata:723    |    Dirilis Pada: 28/06/2023

r terbuka dan Evan melangkah masuk dengan basah kuyup. Dia langsung menuju kamar

nutupi gaun tidur sutraku. Setelah itu, aku mengeluarkan piama Evan dan melet

ang, suara hujan lebat yang menghantam jendela dan dinding yang tertutup b

handuk di pinggangnya. Air menetes dari rambutnya ke tubuhnya. Dadanya yang bidang dan perutnya yan

, lalu dia balas menatapku sambil merengut

lemparkan handuk kecil ke arahku dan memerinta

an tidak suka menggunakannya. Dia selalu memintaku

ik ke tempat tidur, berlutut di belakangnya d

berniat untuk memulai percakapan dengannya. Namun, karena Evan hanya memikirkan Lia

mengangguk dan

Aku hanya melakukan apa yang diminta dan kemudian

idurku. Biasanya Evan akan tinggal di ruang kerjanya sampai tengah malam setelah mandi

tahu-tahu dia menarikku ke dalam pelu

dan menatapnya bing

ya, sepasang matanya yang hitam pekat

man. Meskipun aku tidak ingin melakukan itu

rusia enam minggu. Jika Evan kasar seperti ter

kening tanpa me

ruangan. Erangan dan suara tubuh yang saling beradu dengan keras berlangsung cukup lama. Pikiranku begitu ka

h laci samping tempat tidur untuk mengambil obat penghilang rasa sakit. Namun, aku

sel Evan bergetar di meja samping tempat tidur. Aku menatap

menelepon Evan selar

jubah mandinya, menyeka tangannya, lalu menjawab panggilan itu. Aku berusaha u

eperti anak kecil," ucap

gi seperti yang kerap dia lakukan. Biasanya aku tidak peduli dengan aktivitasnya pada malam hari. Akan tetapi, hari ini

gin dan ketidaksenangan muncul di wajahnya yang tampan. "Ap

rdengar dingin

ajah tanpa ekspresi dan berkata, "Besok adalah pemakaman Kakek. Kamu harus ingat bahwa kita harus

memegang daguku dan menatap mataku. Lalu, dia berkata deng

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY