img TERSESAT DI SARANDJANA  /  Bab 5 Kalimantan | 8.62%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Kalimantan

Jumlah Kata:653    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

a

ketus mereka ha

katanya?!" Aldo menengahi suasana yang sempat tegang. "Emang bisa dar

i Anang. Mungkin itu adalah hal terbodo

adi berkata demikian. Bukan tidak beralasan. Sebab ayah Anang meman

angsawan dengan marga 'Syah'. Itulah yang me

menuju pos tujuh. Saat itu, matahari mulai tenggelam, alia

rang dan paling jauh jangkauan sorotnya. Sebab itu adalah senter b

masing sudah menggunakan trekking pole yai

jadi. Cahaya senter mereka menangkap bayangan

ecoh dan tetap fokus ke arah depan. Sementara

hirnya lenyap. Mereka

a mempercepat langkah, mump

ujuh, Anang jatuh terpekur ke tanah sembari berteriak. S

ung memang jarang diambil para pendaki karena track-nya yang tajam. Ke

gan mengatakan bahwa kedua bahunya sang

t-mijat sekujur punggung Anan

gatakan bahwa ada sosok gaib

upa sosok itu?

isa lihat. Gaib

ngkirkan sosok gaib tersebut. Sebab mereka tak melihat

tif untuk berdoa. Ia menyentuh kedua pundak

bebani pundaknya. Yakni sepasang kaki emas yang bercahaya. Ber

, tumbuh jari jemari yang tumpang

tidaknya cukup untuk membua

apak tangannya tepat di atas pundak Anang.

segera membaringkan diri di atas

dada. Menyesal telah mengajak Anang dalam pendakian ini. Hanya bikin sial. Bila anak i

uda di pos tujuh," ucap Arifin k

nyampe puncak

elajari situasi sembari menyiapkan kata

bahwa siap melanjutkan pendakian hingga ke p

e puncak! Bikin

terh

aan di sini. Dua hari Lo pingsan,

mun mereka pun tak berani memotong kemara

. Gue sama Arifin yang bakal ke puncak. Lagi

, Anang lalu menganggap kalau kemarahan Bimbim

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY