img Pindahnya Jiwa Permaisuri Ke Tubuh Siluman Rubah  /  Bab 4 Era Masa Depan | 20.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Era Masa Depan

Jumlah Kata:1098    |    Dirilis Pada: 24/06/2023

gil. Kim Daehyung memandangi pemandangan itu dar

ristirahatlah. Kesehatanmu belum sepenuhnya stabil. Se

ai

yang ditempati adiknya. Memberikan se

lun

sering lupa ingin memberikan ini. Belum lagi kita jarang bertemu, siang tadi

kasih,

ke ruanganmu, beris

di kedua sisi kursi. Kulit tubuhnya putih pucat, rambut hitamny

dak, besok hari tubuhnya bisa kembali melemah. Semenjak kecil, dia mendapatkan

arena Eomma selalu berada di sisinya. Mengajaknya berbicara. Membaw

Kim Daehyung yang masih berusia 10 tahun dan Kim Seok Ji yang berusia

rumah dan lebih sering tinggal di rumah sakit, sedangkan Seok Ji pun juga jarang

dunia masih sama saja, belum ada yang berubah sama

iri. Tetapi senyum mendiang sang Ibu melintas di pikirann

at di kemudian hari, hidup sepe

obat tersebut, kemudian merebahkan tubuh di atas kasur dengan nyaman. Meringkuk sepe

*

angga. Pria tersebut mengenakan setelan jas formal y

ak sarapan lebih dulu? Madam menyia

besar di anak cabang kita di Shanghai." Jawaban ini bukanlah hal baru. Seok Ji sering

idak berguna. Hanya bisa berbaring dan melakukan hal-hal ringan di dalam

n sampai tubuhmu drop kembali kare

ahu, H

uk. Seok Ji memberikan tepukan ringan dua k

Mengambil obat di dekat gelas berisi air putih, mengambil lima butir

Tolong beri aku informasi dulu

Tuan

mari. Memakainya sebagai penghangat tubuh, di Shanghai sudah memasuki

. Meskipun dia tidak bersekolah, dia mendapatkan pembelajaran privat

rbeda. Mungkin ini tidak akan terlalu berguna, namun belajar bahasa setid

unyi di balik gunung kemudian. Langit melepaskan gulungan cakraw

ge senja di sore hari. Mendadak dia ingin melukis sesuatu. Karena itu, ia masuk ke ruanga

. "Kenapa masih terasa begitu dingin?" Gumamnya. Dengan kening berkerut,

ng melukis

ri hati. Alasan dia menyukai seni adalah karena ketika sedang meluk

lu, akhirnya

a mencicit bingung. Untu

Daehyung jug

yang berwarna orange. Tidak di sangka, ketenangan hatinya justru

anya berwarna biru tua, jernih dan berkilauan oleh semangat murni. Ek

am segera tiba. Ia membawa masuk semua pera

ing tepat di atas kepala ranjang. "Sekarang, kau a

an pelangi di penghujung hujan. Parasnya yang rupawan mulai menunjukan warna

*

kan kelopak bunga, menemani suara tangis di kelambu merah. Cinta dan persaha

belakang gunung Nanping itu berjalan kel

tam. Tampangnya ganas dan berang, seolah elang itu a

aprikot mungil berbinar mengikuti tuannya. Tanda api tersemat di dahinya den

inding lampu. "Kau menerima ketidakadilan selama ini, maka aku akan mengabulkan keinginanmu untuk di cintai oleh pria yang kau cintai. Berteri

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY