img Cinta Satu Malam  /  Bab 3 Apa Kau Ingin Berdansa Denganku | 2.31%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Apa Kau Ingin Berdansa Denganku

Jumlah Kata:1140    |    Dirilis Pada: 10/07/2023

bisik dengan nada rendah, "Akan lebih bagus jika kau menerimanya. Aku ingin berdansa

ah berapa banyak wanita yang berhasil kau rayu? Aku yakin, banyak wanita yang te

dan mengecupnya. "Aku tidak perlu merayu wanita. Karena wanita yang selalu datang padaku. Me

tertawa rendah. Tanpa Miranda sadari, dia begitu berha

birnya. Namun perlahan, kecupan itu tergantikan dengan sebuah lumatan yang begitu lembut, hingga memb

kan pria itu untuk berdansa dengannya. Kemudian pria

gajaknya pun tampak begitu mesra. Dia mengalungkan tangannya ke leher pria itu dan menempelkan dadanya pada dada bidang milik pria itu. Pria itu

anda. "Aku belum bertanya, siapa namamu?" b

a." Miranda membawa tanganny

iknya," balas pria itu dengan nada rendah. Mir

bisik pria yang bernama Athe

a yunani. Sangat tampan, dengan tubuh tegap, dada bidang dan ototnya begitu menggoda. Miranda hampir gila melihat pria di hadapannya ini. Dalam hidup,

ria yang hebat merayu seorang wanita," jawab Miranda dengan t

membalas ciuman seorang pria. Mereka berciuman begitu panas dan liar. Athes merapatkan tubuh Miranda pada tubuhnya. Athes meremas bokong seksi milik

ereka. Kini Miranda membawa tangannya meraba dada bidang milik Athes

oda pria di hadapannya. Jangan salahkan Miranda, karena selama ini Miranda memang menunggu pria yang tampa

Athes di telinga Miranda yang terdengar begitu menggoda. Sesaat Athes

irinya. Dia merasakan panas di seluruh tubuhnya. Jika bukan Athes memeluk pinggangnya, mungkin tubuh Miranda sud

ada bidang Athes. Miranda mendekatkan bibirnya pada bibir Athes seraya berbisik

au mabuk, Miranda." Athes kembali menyambar bibi

pagutannya terlepas. Lalu dia mengelus rahang A

r ucapan Miranda. "Damn it

emeluk erat pinggang Miranda. Tanpa menunggu lama, Athes langsung membawa Mi

. Rasanya, dia tidak bisa menahan diri kala melihat Miranda. Tidak peduli dalam keadaan

*

nya ke arah tempat duduk Miranda. Namun, seketika dia terkejut, melihat tempat duduk Miranda kosong. Helen

menemui temanku," bisi

k sanggup menunggumu terlalu lama," jawab

ang masih berada di lantai dansa. Dengan cepat Helen menghampiri tempat d

?" tanya Helen pada sang barten

ng kau maksud?" Sang bartender

a denganku. Ke mana dia? Harusnya dia a

menemukan teman kencannya," jawab sang

peringatan dia layangkan. Terlihat wajahnya kini begitu mencemaskan keberadaan Miranda. Pasalnya

g tadi bersama dengan wanita berambut cokelat di ujung sana meghampiri temanmu." Sang b

idak membohongiku, kan? Maksudku, apa yang kau katakan itu benar? Miranda berkencan dengan pr

ng berkencan dengan pria itu. Sekarang kau tenang saja, kau bisa menikmati waktum

la mendengar ucapan sang b

gitu senang, ketika mendengar Miranda telah mendapatkan teman kencan. Ya, tentu He

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY