img GAIRAH LIAR PENGANTIN PENGGANTI  /  Bab 4 Hanya Pengantin Pengganti | 4.71%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Hanya Pengantin Pengganti

Jumlah Kata:1017    |    Dirilis Pada: 26/07/2023

p aku akan m

alau dia hanyanya pengantin pengganti. Tentu ia tahu, kalau dia berada di

dari hadapannya. Perasaannya masih ragu hingga

ranjang. Pikirannya masih saja tertuju pada s

matkan nenekku. Aku

benar belum siap kehilangan sang nenek saat ini. Ia tak memi

nya di cermin. Ia mencoba merenungi semua ma

-orang yang aku cintai satu persatu pergi. Aku n

mencari ponsel tersebut. Akhirnya ketemu, ia langsung melihat

Apa belum jelas kalau aku

anya memandang panggilan itu begitu saja,

nnya. Belia tampak muak dan kesal. Hingga

i?" tanya B

ku kesempatan untuk menjelaskannya," pint

k ada gunanya lagi. Kita t

ase,

ino!" teg

memalukan beberapa hari yang lalu, membuatnya semakin muak dengan Fino. Ia terus meyakinkan diriny

nya. Never!" tegas Bel

ntuk menyentuh hatinya. Meski dulunya, ia pernah sangat mencintai Fi

memejamkan matanya, mencoba untuk melupakan semua ken

i. Kali ini dari Bianca, dengan malas ia menerima panggila

Bianca.

kukan semuanya dengan baik. Oh iya, nenekmu besok akan mulai o

ma ka

lagi. Belia tampak lega mengetahui informasi itu. Tetapi ia tetap saj

merasa sedih sekali mengingat kondisi neneknya di rumah sakit. Setelah itu, ia menc

*

put Belia di apartemen. Ia ingin Arkan mengajak Beli

ntuk menjemput wanita itu. Arkan tentu saja kesal, malas d

elebihannya?" gumam Arkan dalam perjalanan menuju ke apar

apa yang membuat neneknya memilih wanita itu untuk menjadi calon istr

ebih cantik lagi. Kenapa harus wanita itu. Ini sangat me

sa malas untuk menghampiri Belia ke kamarnya. Lalu ia mengambil ponse

di parkiran," ucap

apa

g. Buruan turun, pakai pakaian yang rapi. K

u siap-s

i ia tahu, wanita itu akan menjadi istrinya sebentar lagi. Tetapi ia sama sekali belum memiliki res

makin membuat Arkan kesal. Ia menelepon lagi, tetapi Belia tak menerimanya. Ti

a yang terlihat bak bidadari turun dari langit. Akan tetapi gengsi

sih, lelet!

belas menit j

selalu aja berkomen

enuju ke rumahnya. Dalam perjalanan, sesekali A

Arkan tunjukkan padanya. Untung saja, dia tak memiliki rasa y

atur. Pria macam apa dia, menye

emilih untuk diam saja daripada berbicara. Lagipula, pe

n dari mobil sport itu. Di dalam rumah, keluarga besarnya sudah menungg

mi udah menunggumu," u

Meskipun dari kejauhan, dua orang tua Arkan memandangnya tajam dan tak enak. Beli

akan. Sementara Belia dan Helena bersamaan.

n diterima dalam kelua

e

*

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY