img Pembuktian Cinta  /  Bab 6 Kembali di bantai | 4.80%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Kembali di bantai

Jumlah Kata:1033    |    Dirilis Pada: 15/08/2023

au disini a

wa mu kabur ke tempat yang sangat jauh.. Tapi jangan khawatir, keman

i akan tetap menemukan kalian.. Sudah tidak

kutan di raut wajah Bram.. Mereka juga

iknya kau pulang. Ibu mu

lian di tangkap sama pak ladusing.. Apa kalian tidak takut kalau di penjara..

ihat kebelakang.. Biar ana

Ayo, kita pulang.." Seru Naya, dia meraih tangan

h, leherr baju Bram sudah

i mencarimu, kau ingin kabur lagi, jangan h

u

yang melihat Bram di pukul kaget sekali

- baik saja. A

t.. Jangan pukul dia, aku akan bilang sama j

ah, jangan hi

ama kamu memarahiku.." Mendengar Naya menyebukan mama nya Bram, mer

u

ang. Hingga Bram kem

dia menggigit tangan pria

gan ku bocah edan, apa kau tidak takut padaku? A

rsalah.." Bram yang sudah tersungkur ditanah, me

ya Naya datang, karena sejak

mukul putriku.. Siapa kalian.. lepasin putriku..

warga sedang sibuk dirumah mereka. Ada yang maish berada di ladang, ada yang sibuk memasak dirumah, mengurus ana

arga kampung main hakim sendiri, aku tidak ingin berakhir disini.. K

epala rekan nya. Hingga membuat dia h

gg

mengenai pohon, Naya semakin histeris ketika ibunya tidak bergerak sama sekali..

.." Teriak seorang pria bersamaan dengan itu dia datang bersama Ningsih,

si nya, jangan sampai pekerjaan ini berlarut - larut..

tapi apalah daya, dirinya bukan seorang ahli tekwondo, apa lagi dia

ang ada disana. Di pukulnya kepala pria itu satu persatu hingga tergeletak di tanah

, berani nya kau mela

..

, kesempatan di ambil Ayah Naya, dia k

.. Kalian harus bertanggung jawab atas a

alian kita minta tolong sama warga lain.. "Seru Ningsih dengan tubuh bergetar.. Sejak tadi

ua pria itu mengambil pisau dari sepatu.. Dilemparnya pisau itu, maksdu hati m

gkk

e

ang tergeletak itu.. Ningsih melihat senyu

, cepat nak lakukan, kita harus menolong kedua ora

ersamanya memanggil warga. Tapi Naya menepis ta

gi sendiri. dia berlari sekuat

punya siapa - siapa lagi.. Tolong Ningsih.. Perlakukan N

ih. Dia pun ikut meneteskan air mata, dia kembal

ulai sekarang kau ikut lah bersamanya, kau tinggal b

erdengar pilu, bagaimana tidak.. Disaat yang ber

a lagi.. Dia menghembuskan nafas terakhirnya.. Disaat itu juga para warga data

di korban akibat dirinya serta anaknya. Harus kemana dia pergi, sudah hampir satu tahun berada di desa itu, selama itu pul

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY