img IMPERFECT BOSS  /  Bab 4 Menyebalkan | 3.92%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Menyebalkan

Jumlah Kata:1071    |    Dirilis Pada: 18/09/2023

idak beranjak dari sana sama sekali meski ibu dan juga adiknya menegur agar dirinya bisa kembali pulang untuk mengganti baju dan ber

ak

yang berdiri di sampingnya. Tatapan cemas tersirat dari mata beliau membuat Elgar

apa,

hat saja di rumah, Nak. Lagipula

mpul dengan mengan

, Ma. Kakak nggak mau pergi k

gar

emnggil namanya. Jika sudah seperti ini, itu tandanya wanita itu sud

duduk dan melamun di sini. Bahkan untuk makan saj

aca karena sedang menahan sesuatu dalam benaknya. Bagaimana bisa ia harus membantah saat melih

alik ke sini lagi. Tolong kabari jika papa sadar ya,

hanya sedikit sebelum tidur.

a,

g juga mengusap punggung wanita paruh baya tersebut sangat lembut, seakan ia sangat menjaga alih-alih ta

pamit y

ati di jalan ya.

amuala

ikumus

andangannya kosong, pikiran dan perasaannya bercampur aduk tak karuan hanya karena memikirkan cara bagaimana agar ia bisa merubah kebia

rg

ng ia bayangkan ketika masih kecil dulu, apa yang ia kira dan ekspektasikan selama ini tidak lebih dari sekadar bualan ilusi. K

aksakan diri yang bukan

nginjak ke dua puluh tiga tahun, Lea semakin merasa semua yang ada di depannya itu begitu berat. Wanita itu tidak sekalipun ingin menyerah, namun kead

g lebih baik dan bisa diandalkan!" ucapnya send

erdengar selang hanya beberapa detik kemudian saja. Perempuan itu benar-benar tipe orang yang sangat mudah me

h harus bangun lebih pagi lagi untuk mengantisipasi keterlambatannya pergi ke kantor seperti kemarin. Daripada masalahnya sem

hnya pagi ini. Tidak perlu membutuhkan waktu yang lama, Lea sudah menyelesaikan semua dan mulai merasa bugar dengan mata yang sudah terang benderang. Itu tandan

h. Pada kemana

menunggu hampir sepuluh menit lamanya ia tidak mendapati satu angkutan umum sekalipun yang melintas di depannya. Anta

loji yang melingkar pada tangan kirinya itu. Yang terny

ngan posisinya sekarang. Akhirnya ia memutuskan untuk lebih mundur ke tepi guna mencari duduk atau sandaran punggungnya b

mobil yang mahal. Aku capek setiap hari harus seperti ini," keluhnya sendiri

alah semakin lama jalanan semakin padat dengan pengendara motor hingga mobil. Jika ia terus menunggu seperti ini tanpa ada usaha apa-

kot nggak ada, mau na

i dihentak kasar karena jalanan yang ia lewati terus membuatnya ingin naik pitam karena banyak bebatuan. Hin

du

karena tak sengaja tersandung

I

I

sa mengontrol mobilnya hingga berdecit sebelum mengenai perempuan yang jatuh di depannya sana. Sedangkan Le

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY