img Pembalasan Istri Kampungan  /  Bab 1 Surat Cerai | 0.85%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Pembalasan Istri Kampungan

Pembalasan Istri Kampungan

Penulis: Amarta Bleue
img img img

Bab 1 Surat Cerai

Jumlah Kata:1009    |    Dirilis Pada: 21/09/2023

t apa

mplop yang masih tertutup rapat. Dengan tangan yang bergetar, ia mulai membuka isi

menceraikanku tanpa sepengetahuanku? Apa salahku?" gumamnya tak p

Entah nasib sial apa lagi yang tengah menimpanya, hingga detik ini tangannya bisa menggenggam sebuah s

arus meminta konfirmasi langsung dari Mas Evan!" b

nsel di kamar. Nara masih berusaha berpikir positif, sampai langkah

pulang!" ujar Nara bersemangat, sa

a baik-baik dengan Evan. Namun sayangnya, pria yang telah mengetuk pintu rumahnya itu ternyata bukanlah pria yang diha

kang. Nyalinya seketika menciut, di saat beberapa pria berba

umah kediamannya

sendiri, dan Evan itu suam

ng pada pihak bank, dan tidak bisa melunasinya. Sehingga mulai b

ar

ncur. Baru saja beberapa saat yang lalu batinnya terguncang berkat hadirnya surat perceraian

i," ucap pria berkepala botak tersebut, sambil menyerah

, hingga mulutnya kembali terbuka dengan napas yang ke

l gabungan sisa hutang suami A

an yang datang secara bersamaan di hari ini. Kini tak hanya tangannya saja yang bergetar, tetapi mulutnya jug

ta yang semakin luruh. "Sudah lebih dari sebulan ini Mas Evan belum pulang, karen

untuk lebih jelasnya lagi Anda bisa tanyakan langsung pada suami Anda sendiri," ucap pria itu

tup wajah. Nara tak tahu apa yang tengah terjadi pada Evan, pikirannya sudah terlanjur

tinggal Mas Evan di Jakarta! Aku harus segera menemui

terasa lemas, ia tetap mencari semua data diri Evan. Tak ada satu pun yang dilewatinya, hi

ada di tempat ini sekarang!" ucap Nara yang seketika langsu

henti meremas ujung baju yang tengah dikenakannya. Ia terlalu takut, karena ini adalah momen pertama kali dirinya meninggalkan kampung halaman

ta! Ja

ya ia bisa sampai di tempat tujuannya. Sehingga dengan menarik napas terlebih dahulu, Nara pun tu

beberapa angkutan umum dulu, supaya bisa ke sana," ucap ora

t selama ini Evan belum pernah mengiriminya uang. Itu pun adalah sisa uang simpanannya,

ga cepat ketemu suaminya," ucap orang tersebut sambil mengembalikan kembali secari

gkutan umum berwarna merah dari stasiun bus tersebut, sampai akhirnya ia menyambung menumpang angkutan um

ambil melihat sebuah papan nam

r hampir memenuhi pinggir jalanan. Hingga akhirnya, dengan ragu-ragu Nara pun kembali menyusuri beberapa rumah yang ada di sana. Ia mencari

ni tidak

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY