img DENDAM MERTUA MAFIA  /  Bab 2 MEMENUHI JANJI | 2.27%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 MEMENUHI JANJI

Jumlah Kata:1057    |    Dirilis Pada: 09/10/2023

ecil di kulkasnya sambil men

anan masuk. Sekarang akan lebih baik kalau aku yang turun langsung menemui mereka," ujar Luna memincingkan mata membaca to do list yang tert

id harus ikut," rajuk Yudha yang sedang menggoyang-goyangkan box ayunan anak mereka yang berusia tiga

inya dengan slay coklat kacang. Susu UHT yang menjadi minuman kesukaan suaminya perlahan ia t

itu tampan-tampan. Hihihi,"

gitu kamu ya!" hentak

ium pucuk kepala istrinya. Luna hanya

mengusap lembut day cream B Erl ke seluruh wajahnya. Tak lupa ia memberikan sedikit

lazed banget sih. Glowing di atas glow

kannya. Makanya kamu jangan heran, kalau Mama Zanna tampak awet muda meski sudah hampir kepala lim

uar dalam ya sayang," tanggap Yud

a, tersenyum menikmat

sayang. Beneran kamu enggak apa-apa?" tanya Lun

sudah lembur sampai malam. Hari ini, nanti habis zuhur aja aku

m tangan suaminya. Ia juga mengec

ayang. Muach

kamu lanjut cium lagi, aku minta dicium juga! Ber

ri ini. Kenapa ya sayang? Apa kamu enggak kasih Ma

. Tampak giginya berderet yang hampir sempurna tumbuh membu

Sudah sana! Jangan s

as. Assalamualaikum Farid anak Ma

ama!" se

kan tangannya

tunggu Mama pulang, kita liat Babon yuk!" u

ncul dengan langk

kira kau sudah s

teriak Luna menuju kamarnya. Denganm

all ya sayangku. Mu

dengan sangat gemas. Yudha yang melih

kamar lo sekarang," ancam Yudha sambil menahan senyum. Seketi

berkurang dikiiiit aja! Lama-lama kamu buat aku jad

ang mewah. Kendaraan yang hanya ada sepuluh unit di dunia itu meluncur lembut h

af terus Papa sampai bucin begini,

ar saja. Ia baru ingat, harus mengirim file

! T

nti. Ia melipat bib

a lagi yang dia lupakan! Diandra Safaluna, a

agi De

an keluar dari kelopaknya. Sesuatu yang san

udha mundur. Tangannya menge

angan melawan sedikitpun. Jika masih ingin melihat

ya. Terlihat seperti ekor rubah. Namun tercium ada aroma amis yang ter

tal. Yudha menelan salivanya yang tiba-tiba terasa sangat pahit. Bukan karena takut akan kehila

g berdentum-dentum kencang. Pandangannya awas. Kakinya terus saja melangk

pa yang bisa kalian ambil di rumah ini. Aku takkan meng

.. Ta

a keringat dingin. Tampak di belakang manusia bertopeng srigala it

duplah bahagia!" Suara berat dan serak menggema memenuhi rum

k kecil! Ambil harta yang di rumah ini dan pergilah!

an anak itu. Darahnya adalah

kku! Aku ayahnya! Akan kupertahankan anakku sa

tap kosong ke arah Farid yang sekarang semakin menangis kencang. Kehadira

l ana

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY