img Pemuas Ibu tiri KEMBAR  /  Bab 3 PEMBANTU YANG PERHATIAN (POV REY) | 4.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 PEMBANTU YANG PERHATIAN (POV REY)

Jumlah Kata:1110    |    Dirilis Pada: 08/11/2023

tida ada salahnya juga berterus terang sama m

h, mbak nanya ini,

rnya aku menjawab pertany

sih, cuma mungkin karena tidak berdandan aja. Tapi meski tanpa makeup, aku bisa meli

nya mbak Eni samb

gak jadi, mbak Eni sih ngetuk

Mak yang kocokin, biar cep

i rela membantu ku untuk menuntaskan hasrat birahi yang sejak tadi menyelimuti ku. Mata mbak

capku yang langsung menutu

kalo kamu ereksi. Itu tandany

rlanjur diketahui, dan batang kejantanan ku yang juga tidak mau lemas, akhirnya aku meng

em aja, kamu b

ak," ucap

tidur aku langsung merebahkan tubuhku dengan posisi terlentang, hingga semakin je

karena belum pernah merasakan dikocok

aja yah," ucap mb

ana yang aku kenakan. Saat itu aku menatap baik-baik ekspresi mbak Eni y

banget

g kejantanan ku yang memang cukup besar dan pa

mmm

aku sudah merasakan kenikmatan. Mbak Eni tidak langsung mengocok, ia terli

api punya mu gede bange

pa, Mbak?" t

pi punya mu ini gede banget," balas mbak

ena mbak Eni terus memegangi senjataku, yang akhirnya batang kejantanan

m yah," uc

mbak Eni perlahan-lahan menggerkan ta

hhm

k Eni membuatku mengerang kenikmatan. Mbak Eni hanya senyum-senyum meliha

karena aku ingin meremas buah dadanya, walaupun suda tidak sekencang dan sebesa

s buah dada perempuan. Meskipun aku mempunyai pacar, tapi aku tidak pernah melakukan hal itu. Nafsuku semakin

n film panas, aku meminta mbak Eni

e mulut, Mb

t? Kamu mau

t merasakan itu," jawab ku de

, tanpa lama-lama lagi, mbak Eni memasuk

Mm

amun aku tidak tinggal diam, aku sedikit memaksanya, kedua tanganku memega

ni enak ban

lam mulut perempuan, rasanya benar-benar nikmat. Meski sedikit kesulitan, namun akh

mbak Eni supaya lebih cepat mengocoknya. Terlihat mbak Eni kesulitan, aku mer

... Ena

ak," pintaku sambil me

enekan-nekan kepala mbak Eni supaya batang kejantanan ku bisa masuk lebih dalam mengocok mulutny

ntaku pada mbak Eni, karena aku merasakan

erti, dia mempercepat meng

rrrgg

berdenyut-denyut sambil menyemburkan laha

dak jatuh. Terlihat mbak Eni kesulitan, dia memberikan kode supaya aku melepaskan t

uarkan batang kejantanan ku dari dalam mulutnya. Aku hanya tersenyum melihat mbak Eni yang terlihat bergegas mengambil tisu

t mbak Eni terlihat banyak, mbak Eni m

anget sih keluarnya," uc

dah lama gak ngeluarin," j

bak mau istirahat. Kamu juga isti

akasih yah," u

e Aini, tapi aku bisa mendapatkan kenikmatan yang dikasih oleh mbak Eni. Aku tak menyangka mbak Eni perh

kemolekan tubuh wanita. Dan disaat itu juga aku kepikiran untuk memanfaatkan kekasih ku, ka

ndapatkan semua yang aku ing

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY