img Obsesi Sang Pewaris  /  Bab 2 Ambar backstory | 2.06%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Ambar backstory

Jumlah Kata:1092    |    Dirilis Pada: 06/11/2023

M

an ya

in sempat mengkhawatirkan karena dia menangis melihat kakak tersayangny

enggelar resepsi pernikahannya dengan sang suami

Mas Darius begitu bucin dengan Mbak Amira dan setiap orang yang melihat gerak geriknya pas

ayah Mas Darius, untuk memisahkan dan bahkan mencelakai Amira karena berhubungan dengan Darius. Untung saja Mas Darius telah menyelesaikan

ai salah satu pagar ayu yang sempurna, Ambar bergegas kembali ke aula dan berku

ih cantik. Lihat saja, ada satu Pagar Ayu yang sangat cantik. Dia benar-benar seperti model." Di dalam

aja mendidih

ghina kecanti

oilet dan menyuruh kedua perempuan yang ber

bentak kedua perempuan muda ya

-baik diundang, malah menjelek-jelekkan pem

malah justru menyerang Ambar balik dan mendorong tubuh Amba

berdandan heboh itu tatkal

an tidak menunjukkan kelas! Kalian iri ya

tu malu dan wajah

enar ternyata! Aku melihat kedua

g tak berkutik dalam kemarahan dan perasaan malu mereka. Di luar, dia hampir

ik yang melilitnya begitu sempit, Ambar hampir saja

Ucap Ambar seraya me

a dan kini memegang pinggang dan punggungnya untuk menstabilkan dirinya

a Sud

bantu pun akhirnya melepaskan gengga

panggilny

awab Ambar tak

a dan meminta pria itu segera melepaskannya. Diraja paham itu, tapi dia justru mengetatkan p

membuat Ambar hampir terjatuh kembali karena kehilangan keseimbangan. Untungnya pri

ita bicara," pinta Diraja dengan nada

akan. Kita tidak saling mengenal," ujar Ambar dengan tegas. Dia m

mengenai masalah

pria itu dengan stiletto tajamnya dan sikap brutalnya itu sukses membuat pria itu berjengit kesakitan dan

ntara kita! Nggak usah telpon-telpon lagi, apal

nya banyak sekali orang gila dan stress! Seperti pr

kutin saya!" seru Ambar sambil berjalan cepat, menco

bar menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya. T

bar menatap sengit Diraja yang wajahnya juga menah

ni pembicaraan yang penting untuk kit

lisit kepada pria mapan di hadapannya ini. Ambar mengerutkan keningnya, mungkin saja ke

n-akan mencoba bersabar atas jaw

?" Diraja mengulang

edikkan ba

usah ketemu sekali

matanya, "Gimana?"

berkelit. Haha tentu saja dia tak ada niat

an pikiran Ambar dan dia sontak menggel

saya datang ke rumah dan bahkan ke sekolahmu!" ancam Diraja

mpai nyamperin ke rumah atau ke sek

tukan waktu dan tempat pertemuan mereka. Meskipun Ambar mera

, jangan ganggu

gan besar dan kekar milik Diraja dan me

ja, Ambar membalikkan tubuhnya d

itu membawa mood-nya turun. Ambar terus melenggang masuk ke dalam aula penuh percaya diri dan keanggunan yang dipa

ukan permintaan Diraja untuk menemuinya. Dia sengaj

ti itu memang tida

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY