img Hot Billionaire  /  Bab 3 Rahasia Semesta | 1.50%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Rahasia Semesta

Jumlah Kata:1502    |    Dirilis Pada: 27/11/2023

rtidur di samping, langsung membuka mata. Pria tampan itu mengumpat kas

l Ariel yang ada di sampingnya. Pria itu benar-benar berusaha menahan kesabaran.

ta, menatap tajam Shawn. "Apa yang sudah

athrobe. Kau masih memakai pakaian utuh. Kau juga dokter, kau tahu tanda-tanda tubuhmu tel

ngatannya langsung teringat bahwa tadi malam setelah membersihkan

rapat di tubuhnya. Tanda-tanda tubuhnya remuk karena berhubungan

namanya jika tak penuh percaya diri. Wajar saja kalau wanita itu terkej

Pasti kau tergoda pada tubuhku, kan?" Ari

inta aku tidur di mana? Di sofa? Aku

alah dan tidur di sofa, demi wanita nyaman tidu

a wanita, dan Shawn adalah pria. Kenapa malah pria itu sama sekali

a sama sekali kalau Ariel sudah tidak waras. Jika kebanyakan dokter berpikira

enggunakan otak kecilmu itu. Kau menumpang padaku, dan sudah aku berikan tempat kau bersembunyi dari

irinya bersalah menuduh Shawn sembarangan. Kata-katanya keluar b

belum ada pria yang tidur di sampingku. Jadi wajar kalau aku terkejut." Ariel me

tak mau menggubris ucapan wanita

marin. Kan kemarin hujan besar. Aku belum sempat membeli pakaian baru," ujar Ariel pela

ada di atas sofa," jawa

anjang dan mengambil paper bag itu. Tampak matanya melebar melihat ada sebuah dress cantik di dalam paper bag tersebut. Merk sert

karena harus menabung. Meski berprofesi sebagai dokter, tetap saja dia

dress mahal ini untukku?" tan

ini, menurutmu siapa yang beli? Tidak

lau bicara pedas sekali. Ibumu dulu saat men

i ucapan konyol Ariel. "Segera

us dan mahal. Tapi di sisi lain, dia tidak enak menerima hadiah yang te

bali paper bag itu ke tempat semula. "Hadiahmu terlalu mahal. Aku tid

ar dari kamar ini menggunakan gaun pengantin kemarin? Kau ingin menjadikan dirimu pusat perhatia

ena dia peduli. Kondisinya adalah dia tidak mau sampai orang lain, melihat Ariel memakai gaun pengantin lagi. Bisa-bis

katakan. Malah sebaliknya. Dia membenarkan apa yang Shaw

tuliskan saja nomor rekeningmu. Aku akan mengganti uangmu." Lalu dia melangkah pergi meninggalk

*

lut tubuh Ariel. Dress itu tidaklah seksi. Tapi malah menunjukkan sisi angg

gan balutan dress yang wanita itu pakai. Dalam hati, dia memuji selera asistennya yang cukup b

ainya. Terima kasih." Ariel melangkah menghampiri Shawn.

. Tapi, dia tetap tidak mungkin menerima hadiah mahal secara gr

dak suka menyimpan uang receh," ucap Shawn dingin dan angkuh. Harga dirin

sebagai dress yang sangat murah. "Tuan Kaya, beri tahu aku berapa to

wanita itu. "Kalkulatormu tidak akan cukup

bir. "Sombo

menghampiri Shawn dengan langkah cepat. Untungnya, pria itu membelikan flat shoes. Jadi dirin

rti tentara saja. Cepat sekali." Ariel men

lnya, dan bersamaan dengan Ariel yang juga masuk ke dalam mobilnya.

atau belum? Kenapa kau dingin sekali pada wanita? Kau

dahkan kata-kata Ariel. Baginya, wanita di sampingnya ini adalah musibah yang menyusahkan

arkan aku ke bandara. Aku i

hawn terangkat

ku sangat yakin. Tolong

bandara. Ada pertanyaan yang muncul di kepalanya. Tapi, dia memilih un

Shawn ucap, di kala mobilnya

tak enak. "Tuan Kaya, terima kasih sudah

u lagi." Shawn langsung

. Sekali lagi aku minta maaf. Aku juga berterima kasih kau suda

idak bisa dipungkiri bahwa, dia sangat lega dan senang bisa selamat da

ia mengingat sesuatu hal yang ada di kepalanya. Wanita itu seger

in saja kita sudah ditakdirkan bersama sejak kita masih bayi," ucap Ar

ng Ariel yang mulai lenyap dari pandangannya. Dia tak mengira kalau d

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY