img Cinta Belum Berakhir  /  Bab 4 Rasa yang tak Pernah Padam | 4.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Rasa yang tak Pernah Padam

Jumlah Kata:1017    |    Dirilis Pada: 28/11/2023

Harry tak lupa memperkenalkan Kanaya kepada para ka

betulan duduk di sebelah kiri Kanaya. Keduanya terkadang terlibat saling tatap ta

n bisa jemput kamu?" t

an terbang ke Jakarta, Yah. Jadi dia nggak bisa jemput," ja

lang dengan sopir saja. Kebetulan Ayah masih ada pekerjaan sedikit di kantor. Kamu pula

a bingung harus menerima atau men

h dan juga profesional, ia lantas menyanggupi perin

berdiri kemudian berbasa-basi mengajak atas

ih dahulu pamitan pada Harry. Kemudian mengi

i depannya. Rasa rindu sontak menguasai. Dulunya, Kanaya kerap kali memeluk tubuh lelaki itu dari belakang. M

eka lalu menginjakkan

bil sebentar." Haitsam mempersilakan Kanaya untuk d

seorang diri di sofa itu sambil

bil miliknya. Lelaki itu lalu membukakan pintu mobil untuk Kanaya. Mempersilakan

itu mulai melaju. Haitsam hanya sebatas menanyakan alamat wanita itu. Ia pun kemb

mahan elit Hyarta Residence Palagan, Sleman. Rumah bertingkat dua dengan no

intu, tetapi gerakannya terhenti ketika lengannya ditahan oleh Kan

piannya bisa bertemu kembali deng

Haitsam datar. Tatapan matanya lantas tertuju

mu lagi, Am." Kanaya mengu

ki bahan kalimat untuk menjawab ungkapa

aya perlahan mengendurkan pegangannya pada lengan Haitsam. Ia san

, kecuali kalau ingin membahas masalah pekerjaan, hal tersebut masih bisa ditoleransi. Dirinya memang sangat mengharapkan Kanaya kembali. Na

l. Ia belum siap bertatap muka terlalu lama dengan Kanaya. Yang ada, hatinya mak

akan?" Haitsam masih bers

engatur napas. Banyak sekali hal yang ingin Ka

ncoba menahan diri agar tidak menangis. Rasa sesak dalam dadanya

rpaksa nikah sama

f. Aku udah ikhlas menerima s

gambil alih membukakan pintu mobil untuk Kanaya. Namun, Kanaya masih te

udah sampai. Masuklah ke rumah." Haitsam mencoba

dengan perasaan tak menentu. Ia justru makin m

an Haitsam persis. Ia kembali menatap wa

naya setelah berdetik-detik ia puas

masih mencintainya. Harusnya Haitsam senang mendengar ungkapan hati Kanaya. Namun, kalau situasinya Ka

ang lain terutama Pak Harry dan Pak Ramdan sampai tau tentang masa lalu kita. Kamu pasti tau kan akibatnya apa kalau mereka sampai tau?" Setelah berucap demikian, Haitsam bergegas memasuki mobilnya kem

tak pernah padam. Rasa itu masih tetap sama dan ada,

senantiasa memperlakukannya dengan baik dan lembut. Namun, rasa cinta terhadap Haitsam masih tetap bersemayam di hatinya. Apalagi setel

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY