img Cerita Penggenjrotan  /  Bab 5 Bidan Desa | 2.99%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Bidan Desa

Jumlah Kata:1941    |    Dirilis Pada: 29/11/2023

N DE

adis dengan usia 23 ta

h, mulus, ramping, rambutnya hitam panjang dan lurus, wajahnya sedikit mirip dengan Syahrini seorang penyanyi. Dia sangat menjaga kecantikan dan kesehatan kulitnya, mungkin karena dia seorang

alah satu perusahaan yang ada di kota Malang. Mereka merencanakan untuk menikah setel

h perjalanan yang dia tempuh dari kota Malang, angkutan umum pun jarang sekali ada d desa ini, Fitri diantar oleh jonny me

nya Pak Marwan ketua RT di desa itu. Pak Marwan sangat di segani oleh warganya, sebenarnya dia mau di calonkan s

umah Pak Marwan lebih dekat dengan rumah dinas mereka. Bersama Yuni dan Desy, Fitri sering bergantian ke rumah-rumah warga untuk membantu ibu-ibu yang mau partus normal ataupun mengobati bayi yang sakit. Untuk bertugas ke desa yang jauh, Pak Marwan lah yg sering mengantarkan

pi, Fitri pun meminta bantuan kepada pak Marwan. Sejak saat itu Fitri dan Pak marwan lebih akrab, Fitri selalu mengandalkan pak marw

pak marwan, walaupun Fitri tidak menyadarinya, sebenarnya pak marwan mulai menyukai fitri dan nafsunya semakin menggebu-gebu setiap kali membonceng fitri, selain fitri cantik, pak

mandi dengan handuk putih yang melilit tubuhnya, Fitri mendengar ketuka

masuk pak..". Setelah masu

tanya sambil menutupi belaha

ni,,kok kelihatn sepi,,?mba dewi sama mba erna kemana,,?". Pak m

,katanya kangen sama orangtua,,kalau begitu,saya mau ganti baju dulu,bapak mau mi

ja,,apa mba Fitri nda' kangen juga sama ibunya,,?" pak m

aya lagi ada di Bandung, terpaksa d

ata pak marwan tercengang saat melihat fitri keluar dengan pakaian serba minimnya

n kilat-kilat yang menyambar. Karena sudah akrab,mereka berbincang-bincang kesana kemari dari masalah pekerjaan sampai masalah penggenjrotan, bagi Fitri, genjrot adalah hal yang

cukup umur untuk menikah, apa p

ih terlalu sibuk sama pekerjaannya, mungkin karena dia baru bebera

u tidur mba bagus sekali,boleh saya pegang kainnya,,?baran

Tapi,bukannya memegang kain baju fitri, pak marwan malah mengelus-menge

lus perut saya,,? Saya

rwan kembali me

dah hamil,,hehe" pak marwan tersenyum

lang gitu, saya ka

epas genggaman tangan pa

a pak,,masa bapak begit

afsu, bapak kan jadi gemes sama mba,,mba fitri mi

uarkan rayua

deh,,". fitri pun merasa tersanjung karena

ekati dan melingkarkan

-istri bapak, lagian saya mengannggap ba

hu nda' akan berani marah,,bapak sangat

um sambil memandang

bapak,dan saya tidak mau jadi istri

dia kemudian meniupkan nafasnya ke tengkuk fitri yg di tumbuhi rambut halus,dan telinga sampai dada

elukan pria yg hampir seusia ayahnya itu. Fitri terbawa arus gairah laki-laki itu,badannya panas dingin karena sentuhan-sentuhan marwan.. Dengan fitrirnya tang

an,lidahnya menyusup mencari-cari lidah fitri, cukup lama merek

itri mengeluarkan keringat, terlihat wajah Fitri memer

ya

ersenyum mendengar perkataan fitri,,menandakan

ng fitri ke kamar, dan me

bui malam ini,,?" marwan berkata sambi

berpikir dengan akal sehatnya, dia berbohong kepada marw

tapi marwan semakin antusias ingin cepat meniduri fitri. Da

memejamkan matanya saat celananya di tarik marwan. Fitri terlihat malu karena dia tinggal mengenakan bra dan CD berwarna putih saja. Marwan kemudian berge

Jangan begini,

i yang sudah membesar mencuat ke atas berwarna merah muda,, langsung di hisapnya pentil sebelah kanan, sedangkan

udah pak, fitri ng

rekah, mungkin karena kulitnya yang puting, di daerah sekitarnya tumbuh bulu-buku halus, tapi tidak lebat. Langsung saja mulutnya me

a marwan dengan erat,sedangkan kepalanya sendi

i mengucek-ngucek fitring vagin* fit

ak yang ada di vagi

aan fitri dengan cara memasuk

ukup deras hanya karena cumbuan marwan di vagin*nya.. Marwan terus menerus mengisap-

kejut melihat joni marwan yg terlalu besar baginya, kare

itri berkata sambil mengocok-ngocik joni marwan, sesek

bapak akan membe

n Fitri dan merasakan nikmatny

n merubah posisi kembali menindihn

Sedikit demi sedikit kepala jo

tri merasakan vagin*nya mu

rus berjonnyut. Cukup lama marwan mendiamkan joninya d dalam vagin* fitri, setelah fitri mulai menggefi

asukkan lebih dalam, Aahhhhh..". Fitri begitu

tri-istri saya, jarang ada vagin* seperti punya kamu

embali di sodok marwan lobang kenikmatan itu dari belakang. Su

tan vagin* fitri. Banyak sekali cairan kental yang di muntahkan marwan kedalam rahim fitri, rasa hangat yang fitri rasakan. Merekapun roboh, diam tanpa suara sambil berpelukan. Akhirnya marwan dapat men

i sampingnya, mungkin sudah pulang pikirnya. Jam menunjukkan pukul 11 pagi, terdengar ada ketukan pintu, fitri mengira itu adalah pak marwan, ternyata saat dia bukakan pintu, betapa kagetnya fitri yang datang adalah Jonny, pacarnya. Jonny menje

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY