img Gairah Perempuan Bergaun Merah  /  Bab 1 Part 1. Siapa ini | 0.19%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Gairah Perempuan Bergaun Merah

Gairah Perempuan Bergaun Merah

Penulis: Juliana
img img img

Bab 1 Part 1. Siapa ini

Jumlah Kata:1019    |    Dirilis Pada: 05/12/2023

way with you...Cause I can see

i pendengaran semua orang di ruangan seluas 20 x 30 meter berpeneran

di setiap penghujung minggu. Jum'at, Sabtu, dan Mi

ma kafe tersebut. Dia biasa mengisi jadwal m

ak salah satu pengunjung sembari acungkan g

lagu mellow tadi. "Baiklah, saya akan coba bawaka

ng pianis mengangguk, lalu main mata memberi kod

wakan mengambil versi jazz. Suara Ruby terdengar ma

menawan, terkadang memamerkan paha indah dia di balik

mengetahui nama aslinya, pun pemilik kafe atau bahkan p

ayangkan Ruby adalah gadis muda berumur awal dua puluh, b

n angan-angan

hnya masih terawat dengan baik. Pinggangnya masih ramping tersambung ol

g dadanya. Payudara dia berukuran normal dan tidak berlebihan. Walaupun be

angka. Dadanya masih mencuat kencang dan pasti ak

a memang dia rupawan serta mempesona dengan segenap garis wajah yang ia miliki. Tak m

ab sembari berpautan tangan di atas ranjang. Dia menyen

agai biduanita paling dinanti-nan

njung yang sebagian besar adalah lelaki yang datang dan terkadang rela

lan aduhai dari sang biduanita, suara Ruby jug

nya, maka para penonton pria akan mengerang meski itu ada di sudut-sudut gelap kafe yan

itu dosa dia jika para pengunjung terancam akan

ya pertunjukan disudahi. Pemilik kafe memang tegas agar

ung, ada band anak muda terlebih dahulu yang mengisi ac

a-sela lagu. Hingga terkadang maksimal ada 20 lagu dia dendangkan secara sa

sudah mulai berbenah. Pengunju

padanya sambil dagu menunjuk ke sebuah meja. Mereka sedang berkumpul di

ut. Mata besarnya mendapati sesosok pria yang

nggung tangan bosnya. "Yang dulu sudah cukup merep

alu teledor waktu itu. Baiklah, tenan

an pada musisi pengiringnya. Ia sempatkan melirik lelaki di meja ta

lnya terparkir. Riasan sudah dihapus, sehingga dia b

enggemar yang terkadang tidak rasional d

kah bagaikan anak sekolah baru mengenal cinta. Menguntit, menempel, serba i

akan membuat wanita pertengahan tiga puluh

b dan menghargai privasi Ruby jika di luar kafe. Wanita lajang itu

ia hempaskan tubuh ke sofa sebe

yang menjejali di sana sebagai bayaran hari ini, Ruby tersenyum pua

ecil, namun dia merasa seperti sapi perah saja, seminggu 4 kali, namun bayaran minim. Untung saja dia bert

uduk sendiri di meja depan panggung. Dia sadar pria itu mengaguminya meski tak banya

untuk berjalan ke kamarnya. Ia ingin bermal

sam

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY