img Godaan yang Terlalu Memikat  /  Bab 3 Akal Bulus Deshara | 3.61%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Akal Bulus Deshara

Jumlah Kata:1375    |    Dirilis Pada: 27/12/2023

ur untuk menikahi salah satu sepupumu. Itu sudah lazi

kahi sepupuku? Jangan

omerat. Sebagai seorang presdir, tugas pertamamu ada

u dua puluh tahun!" tambahnya

n saja, dan nyawamu juga bisa dicabut kapan saja. Itu berlaku untuk kita semua sebagai manusia. Kalau ajalmu ti

ntuk menikah. Meskipun aku juga tidak menentang ide untuk menikah. Hanya saja bagaimana kau menikah tanpa cinta? Apalagi menikahi sepupu sendiri, buk

arinya lebih cepat berkatku," kata Dena seraya menundukan kembali tubuhnya di meja. Bersamaan dengan mome

m ruangan tersebut adalah adik perempuannya yang langs

mengancamku dan tahu tentang Aletha!" ujarnya berbisik sambil memeluk Dena. Wanita itu tidak memperhatikan yang lain. Dena b

katanya

n itu aku juga sudah melakukan tindakan bodoh!" Dia te

ahnya sambil me

mengerja

rdua disini." Dena m

emuda itu berdiri di ujung meja biliar. Tertunduk dengan tangan terlipat

ntuk mengangkatnya ke permukaan. Secara perlahan, Deshara memberikan sebuah salam kepadanya, memberikan pe

ihatku?" tanya Bastien

lum lama ini. "Oh, pantas saja aku tidak asin

bet

gan ide muncul secara refleks di kepala setelah dia menerima sedikit informasi kecil dari staff hotel sebelum menjangkau Dena. Bes

saha untuk menyembunyikannya. "Maafkan aku, kau pasti bingung karena aku ada disini. Kurasa aku akan mencari

pada pria tua bangka yang menyembunyiakn putranya. "Bagaimana bisa kau me

cari

idak ada disini. Tapi a

ia menghela napas, "Baiklah, kalau harus jujur

pelaut bisa buta arah seperti

ami yang bertanggung jawab un

arus menceritakan

taran baru kemarin adiknya meminta Dena mencari tahu soal Bastien, tapi pagi ini adiknya sud

an adiknya sedikit posesif. "Kau sedang ap

ekali berbisik di telingaku saat kita berada didepan Bestian,"

an senang hati aku akan meninggalkan kalian berdua," sahut Bestian dan

ambil menyentak lengan Dena dari tangannya sedikit kasar sehingga kini mereka berdua agak berjarak. "Kurasa

itu dengan nada suara yang datar. "

keberatan mengenalka

ih dulu mengenal dia." Kedua alis pria itu menukik, Deshara

ranya agak aneh apalagi Bestian langsung menundukan kepala. "Perlu kau ketahui pula ba

kah laku adiknya. Dia tahu betul bahwa sekarang kini dia sedang dipaksa mengikut

at segera. "Itu bukan

i ekspresi wajah Bestian berubah. "Oh dear! Coba lihat bertapa prihatinnya Bastien kepada pernikahanmu, Deshara! Dan kau

besar ungkapan sang kakak yang membantunya. Dan kini sekali lagi

ya sudah hampir berakhir. Dalam beberapa hari lagi dia akan segera melepaskan status jandanya dan kembali bersinar seperti laya

ongan terbaru karya butik ternama dari Paris. Dilengkapi dengan kalung bermata safir senada dengan

" kata Bastien yang kembali buka suara setelah ter

eolah kau bermaksud menekankan pada kami bahwa suami adikku tidak pan

i tidak menyangka soal itu. "Maa

erada dalam suasana hati yang buruk. Karena itulah ungkapan kata-katanya sedikit tajam. Kurasa kau pasti lebih suka menjauh darinya. Aku akan mengantarkanmu berkeliling hotel ini. Kita bisa

n Deshara dan juga dirinya sendiri. "Aku senang bila kita bisa berkeliling.

"Aku punya waktu untuk bicara dengannya k

elum akhirnya Bestian mengulurkan tangannya untuk wanita itu sambut. Dia tersenyum penuh kemen

sambil lalu, memanfaatkan pemuda naif nan ingusan ini un

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY