img Dinikahi Guru Bk  /  Bab 5 5. Gosip | 13.16%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 5. Gosip

Jumlah Kata:1187    |    Dirilis Pada: 31/01/2024

a melangkah menuju ruang BK dengan malas. Membayangkan waja

ggun seraya mengetuk pintu

uara laki-laki dari arah b

hnya menyamping demi memberikan jalan untuk orang y

lahnya. Guru BK paling senior di SMA Tunas Bangsa yang memiliki sifat santai dan hum

seraya memerintahkan kepada Anggun

mu tunggu di meja beliau saja," ucap Rid

a tarik kursi lalu duduk di sana sembari menenangkan debaran jantungnya. Anggun

K di sekolah ini. Putri tersenyum menatap Anggun lalu berjalan menuju mejanya. Kehadiran Anggun di ruang BK sudah me

eraya menyerahkan buku yang beris

elah dilakukannya hari ini. Setelah Anggun mengisi jurnal tersebut Arjuna lantas me

udah menunggu hukuman dengan gelisah tercengang. Mimpi apa dirinya semalam sampai-s

ak mungkin deh. Sebentar lagi pasti bertausiah ngalor

nyadari jika Anggun masih bergeming di tempatnya. "Mengapa masih

memang seperti malaikat Atid, pencatat amal buruk yang selalu berada di bahu kirinya. Tapi un

un balik bertanya demi memastikan jika pendengarannya tidak sa

seraya menatap tajam ke dalam mata siswi badung di hadapan

s Anggun beranjak sebelum Arjuna mengurungkan nia

otor diperhatikan rambu-rambu lalu linta

juga reda debaran jantungnya sekarang malah dikejutkan lagi ole

rgi!" usir Arjuna lalu kembali

las dalam kondisi sepi. Saat ini para siswa sedang mengikuti jam pelajaran ke-2 di kelas yang sebentar lagi akan berakhir. Apalag

ban salam menggema. Para siswa yang belum selesai mengerjakan kuis tampak serius da

masuk!" ucap guru Bah

kan tangan. Menyalami dan mencium tangan perempuan itu serta m

i untuk bertanya. Tentu saja ia tidak ingin nilai Bahasa

menemui saya di kantor," balas perempuan

egitu saya izin duduk," pamit A

lat?" cecar Jessic

i? Udah tahu ada kuis juga," sela Wulan

selnya untuk mengeluarkan buku pelajaran Bahasa

lampu merah. Maen terobos. Kena tilang

ada kesempatan untuk membalas perbuatan polisi tersebut. Pasalnya Anggun tak sekali ini saja tertangkap polisi karena m

habatnya serempak menyahut. Tak lagi merasa h

a siswa dan mengucapkan salam. Kelas seketika gaduh. Beberapa siswa pun ada yang ikut ke luar. Bias

*

ra. Perbincangan antara dirinya dan sang nenek beberapa bulan yang lalu membuatnya gelisah sepanjang waktu. Awalnya ia memang syok saat mengetahui

dohan antara dirinya dan Anggun sebagai wasiat terakhir. Arjuna sudah cukup merasa kehilangan semenjak kedua orang tuanya meninggal dunia. Lalu ditambah kem

gkin ia bisa jatuh cinta kepada remaja bernama Anggun yang sama sekali jauh dari kriteria perempuan idamannya. Marsya adalah sosok sempurna di mata Arjuna, kedudukan perempuan itu tidak akan pe

un lantas berkata-kata, "Ngomong-ngomong apa

memikirkan pertanyaan dari rekannya. "Pak Ridwa

sip. Katanya Pak Arjuna sudah memiliki cal

rangan anak-anak saja," ke

calon istri Pak Arjun

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY