img Daddy's Princess (21+)  /  Bab 2 Oh, Daddy | 3.13%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Oh, Daddy

Jumlah Kata:1437    |    Dirilis Pada: 01/02/2024

mar. Pria itu berjalan menuju kulkas dan meraih sebotol ai

dan menyerahkan hak asuh putri mereka kepada Dominic lima tahun yang lalu

ahwa ia tidak bisa lagi membedakan apakah dirinya soso

ganggap gadis itu segalanya. Tapi semakin berjalannya waktu, posisi keduanya semakin mengabur. Apalagi k

jejak tubuh Bee dari benaknya. Pembicaraan tentang retail dan perluasan cabang departemen store yang dimilikinya, untungnya

ar dari kantorny

an yang sama dengan sebelumnya tapi sudah memakai bra walaupun Domini

Dominic dan tampak sedang memb

ic menyandarkan bahunya ke pinggiran pintu

selai kacan

rkomentar. "Apakah Princess

dak

engerutka

k? Me

bil sesuatu dari rak bawah lemari, menampakkan pantatnya yang putih

ang bilang kalau selai ka

tong ucapan gadis i

kkan punggungnya dan meno

ang tubuh Bee dan menaikkan gadis itu ke atas bah

Daddy menghuku

e atas ranjang dengan hati-hati. Ia langsung menindih tub

ni, Princess," Dominic menggumam pelan sam

it bibirnya sendiri. "Mungkin Daddy mau berma

a dan mengaitkan kakinya me

rbisik dan mulai menggerakkan pinggulnya, menggesek ke ke

melepaskan tangan Bee dan melucuti pakaian gadis itu

Bee yang putih dan memerah. Mata lebarnya yang mengamatinya dengan tidak sabar. Bibirnya yang terbuka sedikit dan menarik nafas pendek setiap ia mele

anlah seorang pria pedofi

ta. Ia bahkan memiliki seorang kekasih. Wanita karir dengan umur yang lebih sepadan dengannya .

i menundukkan wajahnya dan membenamkan m

mbut Dominic dan meremasnya pelan. Begitu lidah Dominic mu

gian privatku berdenyut," gadis i

Kau perlu di hukum,"

jilatan lidahnya ke p

c ke ujungnya yang kaku sebelum kemudian menya

kan kakinya lebih erat ke pinggang Dominic. Bibir pria itu tidak

itu melengu

at basah dan sakit untuk dimasuki Daddy." Bee mulai mereng

rak ke leher gadis itu dan menghisap kuat hingga bek

a itu. Rintihan dan rengekan kini terd

-p-please....

kau minta maa

enuh pengalaman, Dominis terus menjilati dan menyentuh tubuh Bee hingga ta

ease.... Ku-kumohon, Da

yang diucapkannya. Jangankan permintaan maaf, jika Dominic memintanya untuk berkokok seperti a

inic menuruti

itu membenamkan kemaluanny

sakan yang terasa memaksa, kasar, dan memiliki. Dominic menggeram. T

n masuk. Hentakannya diimbangi oleh remasan da

.. Sungguh ni

dan mengangkatnya ke atas, menyand

ah sekarang. Desakan dari kejantanan pria itu, memenuhi Bee dengan kenikmatan. Tapi melihat pria yang menjaganya selama

dupan baru. Untuk pria itu, i

mpok kesadaran dan kewarasan. Klimaks gadis itu datang tanpa bisa ditahannya, tanpa

oh, Daddy...

snya lebih erat. Tapi ia belum selesai. Pria itu masih menu

klimaks." Suara Dominic yang dalam dan renda

anya mengangguk. Ia menggigit bibir

i, ia ingin kembali merasakannya untuk tahu bahw

rhenti." Bee akhirnya bisa

ya langsung meraih salah satu payudara gadis itu dan menghisapnya kuat-kuat. Lid

ilit pinggang Dominic yang tidak berhenti bergerak, menggesek k

ra sakit dan kenikmatan. Ia tidak bisa mengontrol kecepatan Dominic menabraknya. Kekuatannya t

elombang pelepasan keduanya mengguyur b

ruh tubuhnya terasa kaku dan membeku oleh a

i tubuh Bee. Kali ini, eratnya gadis itu mence

m ke telinga gadis itu. Nafasnya terasa berat dan sesak. K

merasakan panasnya. Bagaikan semburan lava, keluar dari kejantanannya dan membasahi rahim B

menarik nafasnya, Dominic mencium kening Bee dan menggu

Sekarang, jadilah anak

minic dan menjawab, "Okay, Daddy. Mungkin habis ini k

dadak Daddy ingin makan r

Dadd

*

*

ambu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY