img Rintihan Sekretaris Suamiku  /  Bab 8 Di Pesawat pun Oke | 10.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 8 Di Pesawat pun Oke

Jumlah Kata:1887    |    Dirilis Pada: 07/02/2024

h, Eva mendudukkan boko

menghembuska

a bisa melirik kiri dan kanan. Ta

n aku harus cari pembantu gitu? Tapi aku suka mengerjakan semua pekerja

epikiran? Oh astaga ... Ebin pasti gak

kembali di ingatnya, Suaminya itu

mbali teringat kenyataan kalau kini suaminya se

anya juga istri. Dan istri mana juga yang tak kepikiran jika suaminya sedang bersama perempuan lain,

mpaskannya semua pikiran tak berakar itu secepatnya dan memili

api. Tapi sayang di sana sudah rapi d

berbalik arah

lipat pakaian. Eva sangat senang melakukan pekerjaan peker

dan Ebin, Ebin dan Dinda sejak tadi tidak tena

kabin untuk kelas ekonomi, yang di

a pada seorang pramugari untuk memin

in dan Dinda leluasa saling bercengkrama. Sementar

Janji Ebin

Dinda dengan sabar men

Kemeja putih bersih tapi sangat ketat di tubuhnya.

inta sudah di siapkan. Mari ikut

h" Ebin mera

lebih besar lagi tapi itu tak masalah karena ia

yang di inginkan. Ebin memb

lalu ke toilet pesawat. Beberap

atap Dinda dari a

a duduk di

nya Stuart belikan t

rarti dia tahu maksud kamu say

u apa apa. Okelah" Ebin m

nya tubuh ini begitu m

n? Kok masih kenc

tuh emang kencang tanpa penyangganya t

h?" tan

merapikan rambutnya agar sem

sabarnya menc

*

berada di kantor te

gasnya dan melakukan tugas sekretar

hari ini. Setelah 2 jam pekerjaannya di laksanaka

ansaksi di pesawat? Mau

pesawat?" G

anggal dengan transaksi tak terduga ini. Tak seperti bias

n sesuatu. Stuart berinisiatif

di balas masih bisa di mengerti. Tapi ini ham

keluar dari pesawat dan tiba di kot

per di tentengnya, sedangkan Dinda dengan rapi

nya. Sentuhan yang di berikan Ebin tadi begitu membekas. Belum lagi

am switermu. Kalau sedikit aja terbu

ikmati basahnya." Dinda

Ebin merangkul D

kemana du

l. Meski sebenarnya Angga minta aku nginap aja di rumahnya, t

gerti" Dinda memel

, lebih

*

n dengan pemandangan yang indah. Ebin sengaj

ena di pesawat tadi. Aku man

okus ke pemandangan

lai berbenah. Dinda membuka switer yang di kenak

ain itu tampak tembus pandang karena basah. Mungkin itu

ngan rapih. Ebin meminta Dinda membuka penyangga kedua gunung kembar dan dari balik kemeja putih polos itu Ebin meresapnya. Karena kemeja itu tipis, sangat mudah Ebin merasakan bulatan bulatan keci

warna putih, kemeja itu jadi tembus pandang dan dapat

tubuh yang lebih segar. Di tatapny

ya?" Ebin mendekati

in laki laki tampanku ini"

ner luar biasa" Tatapan Ebin

r biasanya?" Dinda pura pu

Ebin siap memangsa pe

lai menggenggam kedua gundukk

" Dinda

awi, kelembutan dan kenikmatan di

dering ponsel Ebin

siapa?" K

dari istrimu, mending diangkat dulu, biar

bin mengalah dan meng

anya agar lebih lembut, kare

sampai?" Tany

adi. Rasanya keluar dari pesawat entah kenapa gerah"

udian memberi kode dengan ha

ya sambil mendengarkan uca

kamu, jadi aku pengen minta izin untuk pelihara kucing

tu aja ya, jangan kucing yang ganas bisa gigit

Abis ini Sayan

ekat seperti ten

makan siang nih, tadi aku gak nafsu

njut aja ya, aku mau istirahat

ingi senyum Ebin me

u tutup

oo

enyum puas. "Iya, aku abis ini m

*

Dinda menatap restoran

pa kamu

sakan masakan Jepang di restoran ini. Tapi baru

rang spesial donk

al sayang" tanpa malu Dinda mengecup pipi

ngan ini, dan langsung saja mengira keduanya ada

erahkan semuanya men

*

i harapannya terkabulkan. Besok rencananya

toko peliharan atau pet shop yan

ia harus ke kantor Ebin

arga kucing Anggora? Atau

ang lebih dari biasan

lagi deh Eb

gkat aja, pasti lagi ma

nginannya menggunakan uang lebih,

di rumahnya. Eva hanya bisa menatap bintang

Eva. Hatinya resah, apalagi ketika mengingat ucapan Stuart ten

va mengambil ponselnya dan membuks

erngitkan keningnya, sesibuk sibuknya Ebin, jika masalah membuka pesannya

etap mencoba berpikir tenang dan dingin, berpikir jika memang yang ikut Ebin adalah perempuan,

"Ah apa aku hubungi adek Angg

hubungi Angga. Hemmm" Ev

uami terbaik, dia sendiri bahkan gak mau berangkat ke sana sebenarny

ih tidak dapat mengurangi

*

in tiba. Malam ini ia akan b

elum" Ta

belum nih" Cicit Dinda

e s

kl

ana yang tak biasa. Ebin menatap Dinda tanpa berkedip. M

nta Eva selalu menolak dengan alasan tak percaya diri, karena bukan dirinya y

#

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY