img Gadis Barbar dan Cowok Cupu  /  Bab 2 Kegaduhan | 4.08%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Kegaduhan

Jumlah Kata:1661    |    Dirilis Pada: 23/02/2024

engintip lagi d

ah bikin gera

ng sedang di mabuk gairah. Tangan Nizar gemetar tidak

di saku celana, Galang yang melihatnya tak men

kah pergi meningga

alin gue aja," gerutunya, mengikuti

asuk ke to

" ledek Galang. Namun Nizar hanya diam. Tak menanggapi. Niz

rmalkan pikirannya, Ia hanya tak nyangka, jika ternyata yang sedan

?" tanya Galang. Nizar hanya menggeleng, lalu melipir

i di

rinya sampai di kantin. Lalu ia memilih duduk di pojok, yang di sana te

ng mendesah." ucap Galang, absurd. Nizar dengan sengaja m

adalah yang menjadi inceran banyak siswa di sekolah ini, sebab gadis tersebut nampak kelihatan pendia

jung rokok tersebut, menyesap dalam, lalu kepulan asappun kel

h pasti mereka berdua bakal di keluarkan dari seko

di saku celananya bergetar

mamnya, sudah pasti

Tanya sang kakak dengan

as." jawab Niza

a atau kakak

not feeling well." jawa

g, Loe bakal tau apa ak

Dasar kakak bre

duduknya, lalu ia membuang sembarangan rokok ya

a ada di sana menatap Nizar penasaran, mereka adalah kakak kelasnya, dan cu

n melotot, wajah imutnya nampak galak,

ng dari kelompok anak tukang bolos, Nizar tak peduli,

a. Gayanya songong." Ge

di kelasnya," Balas salah

ar 'kan?"

ya lebih pendie

ng mereka. Gue mau bikin

Jawab anak bua

ara, ia tak mempedulikan Galang yang mengump

*

Beda lagi dengan Ameera, ia menunggu guru kelasnya

s 11 IPA2, di ikuti Ameera

ndahan dari SMA di Los Angeles." Ucap Bu Amel di depan para sisw

anggil saya Ameera. Aku asli dari Indonesia, tapi empat tahun tinggal di Amerika, dan aku harap kalian mau berteman denganku," Ucap Ameera dengan lembut. Banyak yang mengagumi kecant

mpersilakan Ameera duduk di mana, sebab sudah tak ada bangku kosong kecuali di sebelah b

mau duduk sama Ameera," Usir Nio, Raka yang

," Ucap Ameera, menunjuk ba

dirian," Jawab Bu Amel, yang tentunya pah

jalan menuju bangku sebelah si

ing. Ia tahu sebenarnya Angga itu cukup tampan, tapi sepertinya ia tak m

kenalkan diri kepada Angga, mendongak menatap Ameera, ia rag

Erlangga Nasutio

naruh kertas di laci, tanpa sepengetahuan dirinya, Ameera membuka kertas yang su

e pulang nanti, hanya p

ah isi

eera, Angga menoleh sedikit tekejut, saat meny

apa," Jawab

cung, selama ada gue di sini. Loe bakal aman," lanjut Ameera. Tapi sepertinya Angga tak peduli, menganggap omongan Ameera hanya angin lalu, ia sud

Ameera ke kantin, ia yang memang belum tahu

menolaknya dan ia malah membuka sebuah buku, Ameera menarik buku tersebut, ia tahu ini tugas milik anak kelas sebelah, ada nama Prasetyo di sa

Gue ikut," jawa

yang manis, imut dan cukup tampan, tapi entah kena

kan

a Ameera. "Loe minumn

a gelas jus jeruk, sudah siap di atas nampan. Ameera jalan lebih dulu, ia tahu menjadi sorotan, tapi ia cue

ngga tiba-tiba saat Ameera akan men

s, yang tidak boleh di duduk

saos , sambal dan kecap, menuangnya ke mangkok bergantian. Lalu mengaduknya, ia risih dengan tatapan pengunj

uduk gue,?" sentak suara perempuan dengan

gan Ameera yang sepertinya tak tergang

duduk," Ajak Ang

awab Amee

segera berdiri. Menatap nyalang wajah kakak kelas yang mengganggu aktifitas makannya. Namun gadis yang mengganggunya seakan menantangnya, ia kembali mengambil jus jeruk milik Angga, lalu ia dengan senga

i rambut dan juga mata si gadis, Ameera tersenyum miring, sedangkan gadis itu mengiba

h mata gue sa

makan gue, ingat itu

an gue!" Gadis itu teriak, ke

ir?" tanya sala

gue. Anjin

ng baru akan masuk kantin. Melihat kegaduhan yang barusan ia buat dengan kaka

halat dzuhur d

sudah, kak."

nggak tahu mushola di ma

nya membuat dua cowok imut itu hanya pas

satunya mukanya nampak jelek sebab di penuhi kuah bakso, dan ia pun

loe belum tahu saja s

Merasa cantik dan kaya, lalu ia semena-me

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY