img PERNIKAHAN PENUH KEBENCIAN  /  Bab 5 TERLALU POSESIF | 4.24%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 TERLALU POSESIF

Jumlah Kata:1108    |    Dirilis Pada: 22/02/2024

a-mana. Seakan-akan cowok itu sudah

Pria itu mengikutinya dan mengawasinya kemanapun dia

u-satunya tempat dimana R

rus melapor kemanapun dia mau pergi. Tak ada lagi waktu baginya untuk dih

nyentuhnya disana-sini tanpa bertanya dulu pada Rina. Adit bertindak seakan-akan Rina

n cuek dengan lingkungan sekitarnya, terutama keluarganya. Kedua orang tua yang jarang ada dirumah dan tak begi

g diharapkan papa mamanya. Mereka berkali-kali membandingkan Rina dengan anak-a

yang sama. Para karyawan yang terlihat sedikit gemuk atau tak memakai full make up akan dipecat langsung. Itu

t penampilan anak mereka yang lama-kelamaan jauh dari kata 'cantik'. Kebiasaan anak mereka yang lebih suka belajar daripada bergaul dengan or

u saja berada didekatnya. Ini membuat Rina 'tak bisa bernafas'. Orang yang suka me

elas atau sesekali terlihat bergerombol di lapangan basket dengan beberapa gengnya untuk merokok sehabis pulang seko

kan terjadi sekali dan setelah itu Adit akan meninggalkannnya sendirian. Toh menurut

gitu cowok itu menggandengny

kut-ikutan belajar disampingnya. Adit juga ikut-ikutan membawa makanannya ke dalam kelas supaya bisa makan bersama Rina. Te

adang bahkan mendorongnya kasar saat cowok itu mendekat, tap

mampir ke tempat duduk Rina dan mengajaknya mengobrol. Aneh sebenarnya karna sebelum ini,

tapi terlihat benar dia ingin menyenangkan Rina. Namun berhubung semua barang itu rata-rata harganya murah, Rina hanya melihatnya s

upaya Adit membencinya dan meninggalkannya sendirian. Namun usahanya itu gagal karena Ad

mbuat pacarnya itu tambah marah. Dengan sengaja

usaha merayu. Tapi saat melihat usahanya tak ada

enyuruhnya naik ke atas motor Adit. Rina tak bisa menolak karena melihat amarah Ad

a akan pergi. Karena ini pertama kalinya Rina naik motor dan ditambah lagi kecepatanny

Adit selama ini. Dia juga pernah bekerja paruh waktu di tempat itu dulu, sehi

u mau ngajak ke cafe, kenapa harus ke tempat y

i. Semua karyawan si

ak suka! Antar aku pulang, aku nggak nyaman di sini!" bentak Rina

yiratkan perintah aku-tak-mau-dibantah itu, membuat Rin

mau bicara kayak orang bisu, didekati malah menjauh. Emang aku penderita

ku ini nggak suka dengan KAMU! Mau kamu berusaha kayak apapun, aku

lihat tersinggung sedikitpun. "Trus

Nggak usah peringkat pertama, ranking tiga pun nggak apa-apa. Sayangnya... lihat saja dirimu! Masih untung kamu b

mester ini, kamu nggak boleh lagi ngomel-ngome

di juara satu? Apalagi den

kan nilaiku! Pokoknya...

rarti kita putus!" jawab Rina santai. Dia tau betul Ad

*

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY