img Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)  /  Bab 4 PERHATIAN DIMAS | 4.60%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 PERHATIAN DIMAS

Jumlah Kata:1199    |    Dirilis Pada: 22/02/2024

nza tak langsung turun ia

an kaki Queenza, ia heran mengapa Qu

za yang masih belum menyadari

Dimas sambil menoleh ke belakang. Ia ingi

run dari motornya Dimas. "Makasih ya Mas!" samb

" taria

keningnya saat ia melihat Dima

sendiri kok! Gak perlu ditem

lu mengulurkan tangannya

Orang aku mau buka ini," ucap Dimas samb

aninya periksa ke dalam, eh taunya, cuma mau lepas helmnya

ini?" tanya Queenza yang heran melihat

an gak mau

nganggukan

i-hati ya. Kalau ada apa-apa s

l saya gak ada," sahut Q

tak percaya

Iyalah syok, zaman sekarang mana ada manusia yang tak punya ponsel

!" Jawab Queenza den

gar masuk ke dalam klinik. Ia lalu menyentuh puncak kepala Queenza denga

menatap Dimas dengan

satu sisi hatinya ingin terus mendapatkan perlakuan manis seperti itu, karena selama ia menikah dengan Ervan, ia tak pernah merasakan peras

saat ia menyadari itu, ia pun melunturkan

n Dimas itu kakak ipar kamu," gumam Queenza sambil terus memu-kul-mu-kul pe

daftarkan dirinya untuk

ilih untuk langsung pulang, ia tidak menyangka jika

k, ia terkejut saat melihat Dimas yan

ihat Dimas pun tak bisa apa-apa saat D

hat Queenza yang hendak pergi d

terpaksa meng

tadi Mas bilang mau pulang?" tanya

sel buat ngabarin aku. Ya ... terpaksa deh aku balik lagi

gak minta dije

." Dimas menarik tangan Queenza agar

nza pun naik ke

arena tak ada yang berbicara,

g nasi goreng. Ia pun menatap sendu pedagang itu dan memegangi perutnya yang lapar karena belum ma

a dengan cepat membelokan motornya dan b

i sini?" tanya Queenza yang heran

mau ikut makan

jawab tapi Dimas l

ani aku m

kan menemani Dimas makan saja. Ia pu

saji di depannya. Queenza menoleh ke a

t sambil menyodorkan sepiring na

berkaca-kaca. Dan air matany

aat melihat Quee

s dengan panik. Ini pertama kali ia melihat wa

alanya dan dengan cepat m

eenza saat mereka

dan menganggukan kep

i, Dimas pun mengajak

sebenarnya tak ingin kembali pulang ke rumah itu dan bertemu dengan Ervan. Namun,

erjaan yang harus aku urus," ucap Dimas sa

kepalanya. "Makasih banya

rumah." Setelah itu Dimas

h. Ia lalu melangkahkan kakinya dengan gontai. E

kah perlahan dan pelan ia berjalan menuju kamarnya. Langkahnya terhenti kala ia mend

udah pulang?" gumamnya sambil

lihat apa yang ada di dalam kamar itu. Ia diam mematung sambil menatap lurus ke depan. Hatin

Queenza de

n kehadiran Queenza. Ia pun dengan cepat menyelesaikan berc

ari ranjang. Ia berjalan menghampiri Queenza den

ala

AA

an begitu kerasnya sampai Queenz

t Queenza dan menyeretnya ke kamar mandi. Setelah tiba di k

gan apa yang kini Ervan lakukan padanya. Ia

an untuk ibu dan adik hamba. Jangan sampai iblis ini menyakiti mereka,'

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY