img Dinikahi Berondong Bucin  /  Bab 3 Tiga | 3.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Tiga

Jumlah Kata:1057    |    Dirilis Pada: 25/02/2024

u sebagai calon suami Ment

ya, dipikir dululah, Ran

Sasi yang bilang kalau Mbak harus menikah bia

yang benar, Bun. Buktinya mer

Mentari

m Ranggi bilangnya calon. Calon

" Ranggi seketika melayangkan protes.

ain. Kali ini dari sekumpulan lelaki hidung belang yang sering meminta Mentari menja

ssert-nya dibombardir oleh pesan d

ah? Lelaki mana yang berhas

g apa sampai kamu mem

elan Kentut saat ini juga kalau kamu

at medsosnya untuk sementara waktu, padahal a

ang tamu ke dapur. Anak itu lalu menunjukkan layar ponselnya. "Be

. Tidak sedikit dari mereka terkejut karena 'calon suami' Mentari masih

nakan ajian atau apapun. Tentu saja yang membela Mentari

rup itu? Kita sudah bukan

. Tapi karena Bunda yang jadi

tu sekarang juga,"

rmat tangan di kening. "

ri karena kecantikannya? Tahu begini Mentari ingin jadi

memiliki garis kaukasia dari ayahnya yang pula

g Mentari sedikit cemas. Banyak anak yang naksir dan menyatakan cinta

aman sekarang ngeri-ngeri." Mentari

h." Sasi menunjuk benda yan

yang sedang dia kenakan. Ada sebuah chat da

in kebanjiran orderan," kata Sa

masarkan dessert Mentari ke

ya putrinya sambil mencomot buah strawberry

isi bolu dan cream cheese menjawab, "Ranggi tidak kurang ap

s untuk Om Ranggi? Apa karena Bunda lebih tua?

itu agak susah. Ayah sambung tidak w

Ranggi ba

gi bersedia, bagaimana dengan orang tuanya? Kelu

ngan pikiran masing-masing. Namun, tidak sampai satu detik

u dari luar, "Satu-satunya kakak perempuanku juga meninggal tiga ta

ak membuka pintu dapur. "Sejak

i, bukan berarti kamu bisa menguntit k

tidak sengaja dengar obrolan kalian." Ranggi mengangkat ke

as. "Lantas ada perl

n Mbak Tari," jawabnya, yang membua

uk,

narik salah satu kursi makan, lalu mendudukinya. "Oh, l

adakan, sebaiknya kamu mengurus kafe d

m juga aku bisa mengurusnya," sahut Ranggi jemawa, "Ay

an menikah dengan kam

yai hidupku," tutur Sasi setelah mengam

kan membuatkan tabun

Mentari seraya memasukkan strawbe

omor rekeningnya. Akan ak

alu tersenyum meremehkan. "Berapa, sih

ng milik Sasi yang memang dikhususkan

anggi, kemudian menun

eketika m

ti akan aku tambah lagi se

uang? Apa jangan-jangan i

t besar. Memegang satu juta di tangannya langsung saja

, dong

Ranggi," u

ngai juga aku rela, Mbak. Apa, sih, yang tidak

atau sungai, Om. Ru

ri langsung m

tanda damai menggunakan j

ilikan rumah ini," ucap Ranggi seolah apa yan

t-cepat menukas. Dia lumayan panik

enemui Mentari untuk memberi tahu jika rumah yang

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY