img Takdir Cinta Gigolo Kampung  /  Bab 5 BOBS, 5 | 3.88%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 BOBS, 5

Jumlah Kata:1345    |    Dirilis Pada: 24/03/2024

g gak?] Sebuah pesan singkat dar

k tugas di kantor] ba

g. Berarti bisa dong

ati aja, mungkin

dan suaminya gak pulang, ar

kesal. 'Monyet lu, Kelvin!

ih bekerja di Jakarta walau orang tuanya mampu untuk mengkuliahkannya. Ketika hubungan terlarang dengan Wenda sedang kisruh, tak sengaja Rafael curhat pada Kelvin.

di dewa penolong saat untuk pertama kali Rafael merantau sekaligus menganggur di Jakarta. Selama itulah Rafael benar-benar tahu siapa

mongan-omongan Witan tentang Vina, sontak saja hal itu membawa dia pada peristiwa yang ter

ni wawancara kerja. Tapi kedatangannya kali ini terasa berbeda. Mungkin karena statusnya bukan lagi sebagai pelamar, tapi office boy magang, Walau jabat

g warna hitam dipadu dengan sepatu kets warna hitam. Rambut, kumis dan jenggot tipis tercukur rapi. Sepintas dia tampak seperti p

s sama sekali tidak mampu mengurangi rasa nervous dan canggung Rafael yang sejak tadi telah menderanya. Apalagi setelah b

ontrak kerja dan sejenisnya, Rafael pun diminta menunggu seseorang yang akan menujukan tempat kerja, arahan serta instruksi lainny

erlalu tinggi angan-angan ini,' bisik hati kiri Rafael sambil curi-curi pandang ke arah

n jodoh di tempat ini, tapi jangan yang gak masuk aka

tau yang sejenisnya. Gua sekarang gak boleh bermimpi bisa mendapatkan pegawai kantoran di perusahaan sehebat ini. Mere

ranjang, gak bakalan ada arti di tempat ini, Bro! Terlalu banyak orang hebat

Blog!' hati kiri Rafa

ng dulu lagi. Ingat tujuan mulia lu, mengu

angan bosan untuk terus ngingetin gua

ling dukung dan menasihati. Kan bersemayamnya jug

kanan Rafael terus berceloteh, sampai akhirnya sebua

Sutisna bukan?"

seraya menolehkan wajah

e

dengan kerudungnya. Lekuk tubuhnya yang molek laksana Gitar Amsterdam pun terlihat sangat menawan dan indah. Bidadari itu seak

adari itu sambil tersipu malu, ketika Rafae

saya... iya saya Rafael Sutisna, Bu

ri, hehehehe," ujar wanita itu sambil tersenyum manis

n di surga?' batin Rafael sambil menenangkan

put Mas Rafael, untuk ke rua

ang HRD, katanya saya ditempatin di b

saya," ajak wanita

kantor. Mata sang calon Obe itu pun mencoba beralih dari punggung, pinggul dan pantat bahenol indah yang bergoyang di depan

mpatnya, Mas!" u

n dari 'dapur' ya, Bu?" ujar Rafael se

Mas Witan, sang Kepala Suku Dapur. Katanya sih biar keren ked

, kita belum kenalan, ibu siapa namanya ka

ani, panggil aja Bu Vina kaya yang lain, atau panggil nama aja boleh, asal jangan panggil Mbak V

Rafael Sutisna," jawab Rafael sa

eee, heheheheh.

.." Giliran Rafael yang kini menepuk jidatnya sambil ceng

antin belakang. Mas Witan itu mandornya para Obe,

Rafael. Saya juga kan buka

, iya, kamu beneran mau jadi Obe di sini?" tanya Vina sambil bebera

Memangny

sepertinya kamu lebih coc

im kasih juga pujia

dan Rafael pun langsung diserahk

h hati Vina. Bahkan sang Obe mulai mengakui jika ungkapan 'cinta pada pendangan pertama' itu memang ada

g terlihat masih seperti gadis itu, ternyata sudah punya suami dan anak. Namun demikian, Rafael tetap

Rafael pun tib

*

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY