img Janda Buruk Rupa Kesayangan Idol Tampan  /  Bab 4 Kepergok Paparazi | 5.71%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Kepergok Paparazi

Jumlah Kata:1161    |    Dirilis Pada: 04/03/2024

terdengar bunyi ponsel berdering. Jelita terus mencari suara ponsel yang ia duga ponsel milik pria itu yang

gkat panggilan telepon tanpa meminta persetujuan dari pria yang tidak sadar

au kamu berbuat hal yang aneh-aneh tanpa persetujuan

dang mabuk berat dan tidak sadark

a yang membuat Jelita menjauhkan pon

ng ada di

kan, takut jika pria itu tertangkap paparazi. "Oke aku akan ke sana. Kirimkan alamat lokasinya." Belum

ergi sekarang

an mengancamnya dengan kata cerai. Itu hal yang sangat menakutkan di hidupnya.

nya sudah saya kir

Kamu jangan berbuat macam-macam. Aku akan video call kamu saja." Temi tidak

. Namun, ia segera tersadar saat pria itu mengubah panggilan suara k

erawat itu. Ia tidak percaya ternyata masih ada wanita yang tidak bisa

kartu identitas yang ada di dompetnya. Setelah berhasil mengamb

an fotomu dan kartu identitasmu. Kalau sampai macam-macam, aku akan melaporkanm

mudian, kameranya ia hadapkan ke wajah Affandra. Temi yang melihat wajah Affandra yang sedang tertidur pulas, han

o yang ia ambil tadi. "Kamu tahu nggak,

yang sedang bersamanya itu. "Ahh, Syukurlah kalau gitu. Habis ini aku kirimkan alamat rumahn

dian, ada pesan masuk di ponsel milik pria itu yang berisikan tentang alamat rumah

*

Kini penampilan Jelita berubah. Ia memakai topi dan jaket yang dikenakan oleh pria itu untuk mengelabui para pria

asana di sana sangat sepi. Ia terus memapah tubuh Affandra yang cukup berat. Bahkan pria

ungnya?" racau Affandra yang menghitung jerawat di wajah Jel

ih sempat menghitung jerawat di wajahnya. Ingin sekali dirinya merobek bibir mungil dan seksi yang berani mengejek fisiknya itu. Namun, pikirannya mas

o mereka dari depan. Paparazi itu berhasil mengambil foto yang terlihat jelas sekali wajah sang artis

membuat kariermu hancur. Ahh, pasti aku sebentar lagi akan mendapat

*

nya ingin meninggalkan pria itu di sana sendirian. Ia sangat frustrasi kali ini. Apalagi gerbang

rik pria itu. Namun, tiba-tiba pria itu nyengir sambil memamerkan gigi putih yang tersusun rapi. "

ote control gerbangnya? Ahh, aku sunggu

utnya. "Di laci mobil. Hueekk ...." Dia me

buka kaca mobil supaya bau muntahan tidak terlalu menyen

obil dan menuju ke pintu utama rumah itu. Kepalanya seperti dihantam palu saat melihat pintu itu menggunakan kunci pintu digita

nya Jelita yang langsung di

dian berdiri. Lalu ia me

ini kamu bisa l

nyandar di tepi pintu. Jelita menghela napas dalam-dalam, kemudian Jelita

Tubuhnya tidak sanggup lagi jika harus membawa pria itu ke lantai dua. Saat Jelita membuka pintu kamar, i

i samping pria itu. Namun, saat dirinya baru menempelkan pantatnya di ka

dengan mata melotot. Dia sangat terkej

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY