img Janda Buruk Rupa Kesayangan Idol Tampan  /  Bab 9 Bertemu Lagi | 12.86%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 9 Bertemu Lagi

Jumlah Kata:1139    |    Dirilis Pada: 04/03/2024

pamannya. Ia kemudian beranjak berdiri dan keluar dari ruangan. Ia memilih untuk pergi menu

ta yang sedang berdiri di ujung rooftop. Bayangan mengenai kejadian pada kakaknya beberapa waktu silam kembali mengusik. Tubuhnya berdesir hebat k

ng dan terjatuh menimpa tubuhnya. "Aakkhh ...," ringis Affandra dengan wajah menengadah ke langit yang sedang turun hujan. "Apa pun masalahmu,

ia kenal. "Kenapa kamu menghalangiku? Jangan campuri mas

sudah basah kuyup sekarang. Tatapannya langsung tertuju pada wajah wanita yang sedang menatap sengit ke arahnya. Matanya terbelalak ketika mengenali w

g pria yang terlihat misterius dengan memakai masker dan topi. Jika dipikir-pikir, penampilan pria it

nginjak plastik yang membuat tubuhnya oleng. Untung saja tangan Affandra langsung ce

i depan seorang pria. Namun, dia merasakan jika ada sebuah tangan yang me

Affandra sengaja. Tangannya semaki

ergah Jelita

tkan pegangannya di pinggang ramping itu. Ia kembali teringat dengan kejad

! Jadi tolong lepaska

maskernya. "Oke. Aku akan me

ta itu tanpa memberikan kesempatan untuk wanita itu mengenali wajahnya. Dia menyesap bibir itu kua

at tenaga, dia mengontrol gairahnya yang mulai muncul. Dia dengan sengaja langs

dra memegang bibir bawah

jah pria yang berani mencium

dah mengingatku." A

ras mendarat di pi

teriak Jelita sangat kencang. Namun, masih kal

aran keras wanita di hadapannya sekarang. "Maafkan aku.

. Kakinya tak sanggup lagi menopang tubuhnya, hingga membuatnya ter

k Jelita. Dia sangat membenci ketika ada orang yang menyerah dalam menjalani hidup

in tidak tahan. Pria itu menunduk, mencengkram kedua bahu Jelita den

lemah!" teriak J

da di hadapannya sekarang. Satu-satunya cara yang bisa dia lakukan saat ini adalah menjatuhkan harga diri wanita itu supaya terpancing e

a. Dia kemudian bangkit, menegakkan tubuhny

esal kepada pria yang ada di hadapannya sekarang. Dia

gsung menarik tangan Jelita dan m

elita kembali

tangga. Keheningan melanda keduanya, tidak ada yang mau mengaw

u rasakan. Namun, aku nggak setuju dengan caramu. Masih banyak cara untuk mengatasi semua masalah."

?" Akhirnya J

enyerang kulitnya. "Aku akan membantumu mengahadapi masalah ini. Aku memang nggak sepenuhn

mau menikahiku?" Jelita

nikahi wanita berwajah kusam s

tampan Affandra. "Pria brengsek!" Jelita henda

jangan langsung memotong perkataank

k, ia kembali melanjutkan perkataanny

akit? Aku nggak sakit!"

mmu lagi, lebih kasar dari tadi." Affandra mengancam.

barusan. Ingat itu!" Affandra rasanya ingin ter

amu pasti pernah mendengar nama rumah sakit itu, karena itu memang rumah sa

ar yang harus dipikirkan secara matang. Namun, aku rasa hanya ini jalan keluar buat kita untuk menangani masalah yang terjadi pada

setiap perkataan Affandra. "Maks

Affandra de

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY