img Budak Nafsu Tuan Jhon!  /  Bab 2 Dua | 1.35%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Dua

Jumlah Kata:1008    |    Dirilis Pada: 04/04/2024

n di atas meja makannya. Wanita cantik berusia 30-an tahun yang terlihat se

cicilan mobil, pembayaran kredit kontrak rumah dan cicilan kredit biaya rumah sakit mertua. Jumlah terhutang sangatlah besar dan tiap bulannya seaka

ff.

mengambil sebuah amplop besar berwarna coklat yang berisi tagihan kredit pinjaman pembangunan rumah. Albert dan

ka, ia hanya merasa dengan kondisi keuangan saat ini mereka belum siap membangun rumah sebesar itu, terlebih dengan kredit di t

nkan Albert akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan seandainya mereka mengambil kredit, maka

a beralasan, ini yang dinamakan besar pasak daripada tiang, pemasukan mereka minim sementara hutang terus membengkak. Saat memeriksa catatan pemasukan Livy bisa menarik napas

eka bisa memotong anggaran untuk kartu kredit dan kembali ke pembayaran tunai. Bunga yang ditarik oleh bank untuk kartu kredit sangatlah besar

tampik oleh Albert. Suami Livy itu selalu mengulang-ulang kata-kata andalan

sa lalu, karena apa yang terjadi sudah tidak bisa diulangi. Lebih baik kita nikmati apa

empurna. Menikah saat berusia muda setelah lulus kuliah, dia memiliki suami tampan dan berpenghasil

dupi satu keluarga sederhana. Bersama kedua putranya yang masih kecil, ibu muda yang cantik ini memiliki segala yang mere

TK B. Keduanya anak cerdas dan membanggakan, namun mengingat kebutuhan mereka yang makin hari makin banyak, senyum Livy memudar. Alat tulis, buku dan seragam semakin maha

biasa diberikan Albert. Begitu menemukannya, Livy lan

nnya terasa lebih tip

a. Keningnya berkerut. Livy menghitungnya l

cuma s

kali lagi Livy

salah hitung! M

ama sebulan. Livy tidak meminta uang belanja yang berjuta-juta, cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja sudah bersyukur. T

sentuh. Albert belum juga membaca pesan WhatsApp darinya sejak siang tadi. Kemana saja dia? Livy tidak suka m

ng berada di luar jangkauan.

oba telep

au?" Livy menunggu sebentar, "oh sudah pulang sejak tadi ya? Baik terima kasi

erheran-heran. "Kemana lagi dia?

kaki yang sangat dihapal Livy masuk ke ruang tamu.

Aku mau mandi air panas. Lelah sekal

udah masuk kamar dan ambruk di tempat tidur. Livy hanya me

tahu, Albert sebenarn

emain judi yang sudah akut. Sebelum pulang hari ini pun dia menyambangi arena taruhan dan di luar rumah tadi dia menyobek-nyobek kupon taruhannya karena lagi-lagi salah m

ambu

aja bukan. B

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY