img Budak Nafsu Tuan Jhon!  /  Bab 5 Lima | 3.38%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Lima

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 04/04/2024

il mencopoti kancing piyama yan

nya, Sherly akhirnya luluh juga. Ia mendesah keenakan. Mau tak mau si cantik itu

leks saat Adam selesai melepaskan se

enyerang kedua bukit Sherly yang ranum dan indah dengan

embulat. Adam hanya sekilas mencium pucuk bukit kenikmatan Sherly, tidak cukup lama untuk membuatnya mengeras, lalu bangkit dan berlutut. Ia meraih bagian at

Kini Sherly sudah poloe bulat di depan suaminya. Keindahan tubuh Sherly bersinar terang bagai mema

n ehmmmm..." Adam berhenti sambil mengamati istrinya, lalu melanjutkan lagi. "Tidak ... tidak. Aku salah. Tubuhmu jauh lebi

erawatan sederhana dan olahraga untuk menjaga kesegaran tubuh ternyata ada manfaatnya. "Ini

jang. Sherly mengaitkan kakinya diantara pinggang Adam dan menjepitnya lembut. Beberapa s

di dunia dan seringkali ia bermain cinta tanpa memikirkan sang istri. Milik suami Sherly

nya ke dalam lubang cinta istrinya dengan sangat perlahan. Setelah seluruh bat

ering dibarengi dengan erangan dan lenguhan kenikmatan. Sherly merintih pelan dan

jur Sherly

karena Sherl

puncak kepuasan yang optimal. Entah apa yang kurang ia sendiri juga tidak tahu. Selalu saja ada yang berasa kurang, tidak mencapai titik yang pernah ia bayangkan dal

yamakan ritme dengan gerakan mendorong yang dilakukan Adam, tapi kali ini ternyata lagi-lagi

putihnya membanjiri liang cinta sang istri. Sherly tidak pernah takut hamil, ia rajin minum pil KB, dia tahu Nathan belum membutuh

i atas tubuh Sherly, mengecup bahu sang

entar dan kembali ke tempat tidur sambil memeluk s

k napas panjang, ent

amar pasangan suami istri itu. Entah bagaimana, sosok itu bisa menemukan celah di antara tirai, mengintip ke dalam kamar lalu merekam adegan panas mereka dengan ka

uas sambil terkekeh-k

alah si Gila

*

A HARI K

uk menahan sebaran sinar sang surya. Hawa panas yang biasa menghunjam sediki

ntik itu tidak bisa menikmati tayangan yang sedang diputar. Ia justru terus memijat-mijat tangannya dengan

kah beliau boleh datang berkunjung ke rumah karena

ah mau datang ke sini? Memangnya apa ya yang ingin disampaikan Mr. Smith padany

nggung saat bertemu. Meskipun sudah tergolong berumur, tapi pria yang rambutnya sudah beruban itu bertubuh besar dan cukup gagah. Kulitnya y

gelisah seakan meledak

i

u dibicarakan Mr. Smith

duduk di mana mereka berdua akhirnya berhadapan. Livy merasa sedikit grogi berbincang-bincang dengan pimpinan suaminya. Sanga

ginkan Mr. Smi

ambu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY