img Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)  /  Bab 3 Hutang Budi | 3.16%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Hutang Budi

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 17/04/2024

eph. Bulu kuduknya sampai merinding ketakutan. Untungnya, dia

puk keningnya, merutuki kebodohannya yang langsu

dia tidak menyangka kalau akan melihat adegan seperti tadi.

alu, takut, semuanya campur aduk. Yang dia sesali adalah dirinya harus melihat adegan seper

engantuk, tapi tidak masalah. Yang penting dia memaksa diri untuk t

ur, dan berakhir dengan dia menjadi bangun tidur terlambat. Waktu men

an pukul sepuluh pagi. Dia sama sekali tidak mengira kalau akan b

kamar mandi. Sungguh, dia benar-benar tidak enak bangun terlambat.

skan ingin membantu pelayan untuk membersih-bersihkan penthouse milik Jo

seorang pelayan terkejut di k

r bawahnya pelan. "A-

tugas saya. Lebih baik, Anda menemui Tuan Joseph. Beliau tadi berpe

renang?" ulang Is

. "Iya, Nona. Tuan Jose

pelayan-dan menuju ke kolam renang. Debar jantungnya berpacu kencang seakan in

ur

Gadis itu tidak berani beranjak mendekat ke kolam. Yang dilak

rdiri cukup jauh dari tepi kolam. Dia berenan

menunjuk dir

emangnya ada siapa

ndekat ke tepi kolam. "Aku minta

mbuat tidurmu terlalu nyenyak sampai bangun

tiba kakinya sudah ditarik oleh Joseph, hingg

ur

ih apa pun agar bisa muncul di permukaan. Joseph yang melihat Isabel

osep

sekali!" seru J

Gadis itu memegang bahu Joseph. "

anik mata hazel Joseph, mena

. "Iya, aku tidak

sebenarnya kebisaanmu? Aku lihat fisik

gigit bibir

akan padaku, kalau kebisaan yang ka

Isabel tidak lagi menggigit bib

untuk kesalaha

hanku, dan untu

nya minta maa

k tak berani m

ara dengan seseorang, Isa

sudah kau berikan tumpangan tinggal sementara di penthouse-mu. Hm, apa kau berkenan aku menjadi salah satu pelayanmu? Aku akan memb

n yang muncul di dalam benaknya, namun pria itu memilih untuk mengabaikan s

i. Aku tidak membutuhkan pelay

ah membayarku, Joseph. Aku hanya ingin berterima kasih

nya. Dia hanya sebantang kara. Tidak memiliki siapa pun. Hal itu

u tahu berbalas budi. Namun, sayangnya Joseph tidak tertarik untuk menj

?" Joseph menarik dagu Isabel, me

sudah pasti bibirnya akan menempel ke bibir Joseph. Sungguh, ini benar-benar moment ya

s bibirnya. Ujung hidung Joseph sudah menyenggol ujung hidung Isabel.

hat Isabel yang gugup. "Balas budi padaku sangat

lam yang dingin semakin membuat bulu kuduk Isabel berdiri. Posisi tanga

uruh organ dalam tubuhnya seakan meronta di dekat Joseph. Ini benar-benar membuatnya menj

"Relaks, Isabel. Jangan tegang. Aku akan memberi tahumu nanti. Yang p

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY