img SELAKSA KISAH ANAK MANUSIA  /  Bab 5 Menghapus Fatima | 38.46%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Menghapus Fatima

Jumlah Kata:1151    |    Dirilis Pada: 26/04/2024

at, menyayangi dan mengurus ketiga anaknya sendirian, tanpa Fatima, istrinya yang meninggal ketika melahirkan a

Ust," kata ustadz-ust

ar merasakan repot yang membahagiakan dengan adanya anak-anak di tengah mereka. Waktu itu kadang semua terasa berat, tetapi sekarang Irfan merindukan saat dia baru selesai meruqyah dan begitu kelelahan dan disambut de

*

knya. Hatinya merasa lega. "Sudah makan?" tanya

Tadi makan

h makan bak

ak nggak boleh makan

ni semua. Melihat betapa lucunya anak-anaknya tumbuh

Isya, kan?" Yusuf d

sjid!" seru Yusuf

Irfan tertawa. Embak adalah seorang asisten rumah tangga yang mengurusi

boleh sholat di masjid,"

tanya Malika tiba-tiba

mu apa,

mmi baru akan datang," kata Malika. Irfan menelan

ha sekuat tenaga untuk tidak meneteskan air mata.

mi, ya? Besok kita ten

gembira, dikiranya mereka memang akan bertemu ibunya. Membuat air mata Irfan menetes juga. Dia

Malika marah pada Irfan

sambil menangis. Hati Irfan bagaikan disayat-sayat menden

ti abi akan punya ummi lagi," bisik Irfan. Malika

Bisik Malika. I

aktu menangis di kamarnya bila dia ingat dia harus menikah lagi demi anak-anakny

*

ti Irfan adalah Dimas

imas pada Irfan yang memang nampak sedi

Dimas," kata Irfan. Perla

nya Dimas dengan agak

aya malah membuat Pak Dimas jadi bingung,"

au memang ada masalah, mungkin Dima

angguk. Kemudian perlahan dia mencer

saya jadi merepotkan Pak

a malah berterima kasih ustadz mau menceritakan semua

kadang merasa begitu pusing mendengar rengekan Malika. Dia belum benar-benar pa

dak ingin menikah lagi

ertanyaan itu. Dia nyaris

mas," jawab Irfan dengan

g mungkin saatnya ustadz memulai lembar baru lagi, Ust," kata Dimas. Irfan memejamkan matanya

ya menurut Dimas," kata

tu. Kadang saya sangat ingin meninggalkan mereka berdua sendirian kalau mereka sedang

api pertanyaan Irfan yang terakhir membuat Dimas t

dz tidak ingin menikah lagi, Ust?" tanya Dimas

dah berkorban jiwa raganya untuk saya, tapi saya malah menikah lagi....

k Dimas lirih. Irfan mengangguk,

bisa melupakan semua, saya belum bisa melupakan

sekarang kenapa Irfan

mencoba melupakan Ustadzah Fatima," bisik Dimas lirih, "Ustadzah Fatima pasti juga ingin ustadz me

a belum pernah mengalami kedukaan sebesar Irfan, tapi

Dimas, Ustadz. Dimas mala

a melunak karena nasihat seorang sahabatnya. Membuatnya tenang dan bersyukur, bahwa dia sebenarnya tidak s

*

us makam itu dengan lembut. Beberapa bulir air mata mengali

kangnya. Wanita itu adalah Saras yang sekarang menjadi istri Irfan, menjadi

lah permata hatiku, Dik. Jangan bosan untuk mend

agi cerita dengan Saras dan selalu mengembalikan semuanya kepada Allah. Insya

itu. Irfan merasa bersyukur, karena dengan adanya orang-orang yang mencintainya dan menyayanginya

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY