img Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)  /  Bab 4 Kerumitan yang mencekam | 5.71%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Kerumitan yang mencekam

Jumlah Kata:1012    |    Dirilis Pada: 03/05/2024

da Zeus yang berdiri di hadapannya. Ya, sepulang dari rumah sakit, pria itu langsung mengajak Vintari makan bersama,

eminta Vintari untuk masuk ke dalam,

lengan Zeus. "Kita belum memba

Apa yang ingin kau bahas? Bukankah permintaan

"Zeus, memangnya kau m

ng menerima atau menolak, tapi aku lebih memilih menja

aling mencintai." Vintar

menurutmu dua orang menika

rti itu, Zeus," se

a Vintari. Refleks, Vintari memundurkan tubuhnya hingga terbentur ke dinding

pria itu sekuat tenaga, tapi sayangnya tenaga gadis itu tak mampu membu

rima perjodohan ini, karena aku tidak ingin berdebat dengan kedua orang tuaku. Menikah lalu memiliki ana

pernikahan layaknya pekerjaan. Vintari hendak ingin mengelu

Jangan banyak melawan." Zeus menjauh dari Vintari, pria itu berba

a lain!" seru Vintari dan sukses mem

h mengatur perjodohan ini. Sekalipun aku tidak suka, tapi aku tidak ingin membuat kekacauan. Seperti yang

os dalam hatinya. Sungguh, gadis itu tak mengerti kenapa sampai Zeus

*

tengah duduk di kantin. Terlihat raut wajah gadis itu tampa

duduk di sampingnya. "Andre, apa yang har

tatapan bingung dan tak mengerti. "Apa

ahnya kasar. "Aku ak

"Kau akan menikah? Wait ..

h karena dijodohkan, bukan karena hamil. Kau ini bicara sembarangan s

ar tentang Ducan Group. Jika benar kau dijodohkan dengan p

u tahu sejak dulu aku menci

Zayn. Tidak mencintainya. Bedakan antara mengag

encintai Zayn!" sembur

sayangnya Vintari tidak pernah berani untuk berhadapan dengan Zayn. Setiap kali Za

la dirinya harus menikah dengan Zeus Ducan. Takdir sepertinya sed

meminumnya perlahan. "Lebih baik kau tenangkan

emikirkan ini." Dia bangkit berdiri dan mengambil tas dan ponselnya. "An

kau butuh bantua

a melangkah terburu-buru menuju ke perpustakaan. Membaca buku dikehen

i sayangnya Vintari tidak sampai untuk mengambil buku itu. Berkali-kali, Vintari ber

liki rak buku tinggi sekali

membantu Vintari mengambil buku, dan memberikan buku

ka dia terkejut melihat sosok pemuda di hadapannya. Perlahan, pipi gadis itu

lalu Zayn hendak meninggalkan Vintari, d

cegah

tanya Zayn seray

a aku suka bermain basket," ja

membicarakanmu," balas Zayn dengan senyuman di wajahny

au sudah membantuku." Vintari menjadi salah

kasih. Tidak usah berterima kasih lagi. Ya

langkah pergi meninggalkan Vintari. Tampak tatapan gadis itu tak lepas me

i dalam sekejap senyum itu sirna tergantikan dengan kemuraman dan kepu

lakukan?" Vintari membenturka

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY