img Obsessed ( siapa kamu ? )  /  Bab 2 Diam-diam | 1.83%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Diam-diam

Jumlah Kata:1643    |    Dirilis Pada: 05/06/2024

gimana lo bisa s

sa ?! " Seru nya dengan

nya dengan cengiran yang ters

usak. " Alana melangkah lebih dulu

Sandra menyamakan langk

am di clubbing. Meskipun rasa penasaran itu masih ada, namun ti

e juga mau be

uki kelas untuk me

k singgah di sebuah pusat perbelanjaan. Membeli barang-barang

. " Ucap Alana menggi

baru beli. Kok udah beli lagi

, gue pengen beli bra. Yang

makai rok sepaha dengan atasan pakaian berlengan panjang yang menc

h gede. " Ucap

u condong, mendekat

ang sedang memilih bra terhenti. Dengan refleks perempuan itu meny

ak kaya gitu. " Melo

Masa secepat it

h-aneh. " Deng

underwear yang di ambilnya kepada pelaya

Tawar nya ramah, kedua perempuan itu sudah tidak asing di tempat itu.

Seru Sandra

" Ajak pelayan itu ya

sih cukup banyak yang baru. Namun tidak ada salahnya

ri terbatas. Produk ini hanya dik

a yang cukup normal, namun beberapa ada yang cukup gila menurut nya. Hanya seutas tali den

g merah itu. "

memiliki tali yang cukup rumit. Alana tidak

siapapun, murni untuk di pakai

ka Sandra sering menghabiskan malam panas dengan pria berbeda. Dia

anyaan itu, " Pria hot tentunya. "

an kedua matanya

uga beli. " T

k sebuah lingerie yang jelas-jelas transparan. Ha

y. Kedinginan yang

pakaian yang benar-benar bisa di sebut pakaian tidur

penyangga dan panjang yang m

ertutup. " Tutur

yo. " Aj

juta. Wajar saja karena brand ternama, dengan tenang Alana

an sudah melebihi jumlah pembelian. " Ucap sang kasir menyer

tercetak, " Terimakas

kan tempat itu set

engus Sandra dengan

ahkan paperbag berisi pakai

g bra. Dia masih mampu

ue kesini lagi. "Tolak S

ede juga. " Gumam Alana, mu

i apart, kasih t

tegap yang di balut oleh pakaian kantor formal keluar dar

apa uang merah disera

asih bany

lagi dia meninggalkan tempat itu denga

suatu yang nikmat sayang

r

di bawanya dan membaringkan tubuhnya y

merasakan udara dingin dar

pertinya ide

ke dalam kamar mandi. Menanggalkan satu persatu pakaian nya dan

i itu. Segelas cairan merah tak lupa tersimpan d

mat. " Li

ang terasa lebih rileks setelah

ana dengan wajah yang lebih segar. Dia mengambil salah satu pap

hat

lingerie berwarna pink yang

i hadiahkan?

hadiah pelanggan. " Ucap ny

kan handuk yang melilit tubuhnya. Mmebuat tubuh itu telanjang bulat dan mulai

ya menatap pantulan dir

mpah karena lingerie itu yang yang terlalu pas.

sih. "Kekeh nya m

cuma tinggal sendir

nda itu benar-benar tak menutupi seluruh permukaan k

gkan rambutnya dan memakai segal

membuka handphone nya. Menscroll random hingga gad

ni

an menjelajahi alam mimpinya. Terlihat pulas dengan tubuh yang meringkuk di ata

pi

k

an tinggi itu terbu

p

tai terdengar pasti hingga kamar yang

ang. " Suara ber

di atas tempata tidur nya. Mendadak suhu dingin diruangan itu m

-benar menyambut ku?" Kekeh

ke tempat tidur itu, tuxedo yang masih mem

aiki tempat tidur dan mengurung

mpuan itu yang sudah seperti air

tmu menjerit saya

ecil dari saku celana nya, beserta botol ukuran serupa berisi cairan

. Menekan jarum tajam itu di l

n itu terusik tak nyaman dalam tidur nya

yang mengurung tubuh itu setelah berhasil

. Menatap liar tubuh di bawah nya yang terli

s dengan kabut nafsu di

ndaratkan bibir nya di atas bibir

i, mengetahui jika cairan tadi sudah bekerja. Ciuman itu lama kelamaan berubah menjadi l

permukaan halus perut Alana hingga menyen

kuhan wanita

iar menjelajahi tubuh itu. Menyentuh dan mengecup setiap

ut dengan lengkuhan sang perempuan yang t

anya mil

netranya menatap puas bagaimana labia merah itu b

ilat bibir nya yang terda

gkal tubuh i

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY