img Dokter Milik Tuan Muda  /  Bab 2 Dokter Tampan | 2.30%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Dokter Tampan

Jumlah Kata:1021    |    Dirilis Pada: 25/06/2024

Sakit A, terlihat tiga wanita cantik sedang duduk di meja paling

ertinya akan cukup serius. Kedua sahabatnya yakni Aurora dan Rebecca pun melakukan hal yang

ita di depannya terhenti saat mendengar uca

pelan gelas di depannya, melipat ke

immy bersandar di kursi. Ter

li ini istri sang Pe

saling pandang. "Aku tidak sanggup menolaknya. Aku tidak ingin mengecewakan Mam

sa mendukungmu." Rebecca tersenyum ke sahabatnya it

asan untuk menolaknya.

ledek Rebecca

Kimmy. "Apa kamu?" kesalnya saat meli

Melakukan gerakan

ai kembali setelah sesaat terdiam karena pelayan caf

n aku tidak tahu, wujud dan bentuk pr

ak percaya. Bisa-bisanya ia langsung menerima perjodohan

pernah melihat wajahnya? Minimallah foto gitu

juga tidak akan mer

a sih ngomongnya." Auror

u memang tampan seperti artis hollywood atau cute sepert

ku." Aurora menampilkan senyum manisny

ar kentang goreng ke w

lagi, banyak!" Menopang wajahnya dengan kedua tangannya, jari je

itu terkejut. "Pamer aja terus. Nggak usah ngomongin roti sobek, aku kan jadi kang

a a

ya, mencocolkan ke saos tomat campur mayones lalu memasukkan ke dalam mulut dengan mata

orang

apa nanti calon suamiku itu juga maco yah? Kira-k

anya wujud pria yang dijodohkan dengannya itu? Apakah tampan? Apak

*

h Sa

aat sibuk memperbaiki buku itu di tangannya agar tidak jatuh, ia tidak melihat jika ada orang didepannya. Terjadilah adegan dimana Kimmy me

tas saja Inggit te

memperbaiki posisinya kembali, berdiri tegak, merapikan tasnya yang hampir terja

a jadi bahan ghibah lagi ji

lihat tidak fokus. Bahkan Kimmy tidak menyadari saat or

nerima buku itu sambil mer

pa aku jadi

abrak anda." Menundukkan kepala hormat kepada salah

api kamu baik baik saja

yakin seandainya Inggit di posisiku saat

napa dia bisa

uru." Tersenyum malu "Takut terlambat."

g dengannya. Dia bahkan lebih ca

ur satu langkah membuka jalan

seribu tanpa menoleh kebelakang, sedangkan pria yang ditinggalkan masih berdiam diri menatap punggung w

lebih deka

r Inggit saat Kimmy sudah masuk di ruangan

buk mengatur pernafasann

n pertanyaan Inggit sebelumnya. Ia sudah tidak sabar membuat temannya

apa mema

bak

aktu main tebak-tebakka

udah deh karena aku b

pat! Memang siapa sih?" desaknya masih duduk

pingsa

ngerutkan

abrak Dr

raya berdiri. Membulatkan matanya

endang telingaku rasanya hampir hancur mendengar suaramu itu," p

bersandar di kursi merebahkan kepalanya

nya. Ternyata temannya itu otaknya sedikit bergeser. N

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY