img Ada Cinta di Meja Hijau  /  Bab 7 Pelayan kopi | 8.33%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7 Pelayan kopi

Jumlah Kata:920    |    Dirilis Pada: 24/07/2024

buka pintu ruangan Adrian. Begitu masuk, di

ndengus, matanya menyapu penampilan Anita dari ata

uk tidak membalas. "Maaf soal insiden d

aranya penuh sarkasme. "Karena menabrak orang dua kal

mencoba lagi, suaranya bergetar. "S

ekali tidak menyenangkan. "Hati-hati? Kau

s. Ingin rasanya dia membalas,

lingi Anita, "Aku mulai berpikir kau sengaja men

atanya membelalak kaget.

in aku tertarik pada... yah, kau tahu." Dia menggerakk

menggigit bibirnya lebih keras, berusah

ertinya kau sangat 'berbakat' dalam membuat kekac

ahan?" Anita be

opi' pribadiku. Pagi dan setelah makan

ian dari job desc saya

au begitu... pintu keluarnya di sana. Silakan pil

iak, ingin membantah, tapi dia tahu dia tidak punya pilihan. "Bai

ganku. Dan tolong, lain kali kalau mau masuk ke sini, pastikan kau

akhirnya jatuh begitu dia keluar dari ruangan. D

m hati. 'Suatu hari nanti, aku akan m

sa berat banget. Begitu masuk, dia lan

sung nyerocos, "Gimana tadi, Nit? L

ruangan Adrian. Dari dia dihina habis-habisan sampe akhir

syukur deh lo cuma disuruh bi

ambahin, "Biasanya sih ya, orang yang bikin kesalahan dikit aja

m cuma ngangguk-

syukur nggak dipecat. Jaman susah gin

ang ngangkat. Begitu tau Adrian yang nelpon, dia langsung g

an minta dibua

kaget. "Sekar

dia tahu tidak bisa menolak

au, dia cuma nyuruh gue nyam

ah deh," katanya sambil jalan ke pantry

k ke yang lain, "Gila ya si Adrian. Hari per

ala. "Yah, namanya juga Adrian.

au buat kopi ketika seo

atkan kopi, Mbak?"

kasih, tapi Pak Adrian mint

Lho, tumben Pak Adrian min

angkat bahu. "Ngomong-ngomong, Pak

kopi yang dikit gulanya. Dia nggak

guk. "Oke, ma

ruangan Adrian. Dia mengetuk pintu pel

t tanpa mengangkat waja

Adrian dengan hati-hati. Adrian akhirnya mengalihkan pe

atanya menyipit, menatap Anita deng

drian, suaranya re

. "Kopi, Pak. Seper

nnya mengepal di sisi tubuhnya

pa yang salah? Dia sudah membuatnya sesuai inf

Anita tergagap

u oktaf. "Jadi sekarang kau bisa berpikir? Kena

rian yang siap meledak. Dia ingin menjelask

Anita menutup mata, bersiap untuk yang terburuk. Apakah Adrian

dengar deru napas Adrian yang memburu, bercampur d

enar-benar melampiaskan amarahnya? Atau ada sesuatu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY