img Hasrat Terlarang dengan Atasan  /  Bab 5 Merasa Dipermainkan | 4.46%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Merasa Dipermainkan

Jumlah Kata:908    |    Dirilis Pada: 16/08/2024

ang Venina dengan dingin setelah Erlang

memesan kamar lain," sahut Erlangga dengan santai. "Nanti

a menahan diri untuk tidak langsung meledak. "Tidak perlu, say

pai kapan kamu bersikap seperti anak kecil begini, Nina?" uja

arik tangannya kembali, tatapannya tajam ke arah Erlangga. "Sampai Bapak berh

gan alis terangkat, tampak bingung de

erengah-engah, dia mengatakan, "Selama ini Bapak menghindari saya dan tidak peduli dengan apa yang saya lakukan. Bapak juga sengaja tidak memberikan s

jutkan ucapannya kembali, " Semua yang Bapak laku

gga padanya setelah pembicaraan mereka di rooftop waktu itu. Pria itu benar

wanita di depannya. "Maaf kalau sikap saya membuatmu berpikir separah ini," katanya akhirnya dengan suara yang lembut. "Tapi satu hal yang harus kam

kerjakan sementara waktu de

ya benar-benar lelah," potongnya tajam, ra

ntara kita," tegas Erlangga sambil terus menatap wanita di hadapannya dengan tajam. "K

rlangga. "Saya sudah berusaha seprofesional mungkin dengan melupakan kejadian itu. Tapi, sikap B

a dengan begitu kasar? Dengan langkah gusar, dia meraih botol minuman di samping meja

pa, Nina?" samar-samar Venina mende

a. Dia mengerjapkan matanya berkali-kali

nunduk ke arahnya. "Saya ingin Bapak bersikap seperti ini," ucapnya dengan su

gan kebingungan, namun sebelum ia bisa berkata

rniat untuk berhenti. Tidak setelah efek minuman tadi menguasai tubuhnya

langga ke ranjang. Dia naik ke atas pan

memanggilnya. Dan suara beratnya mala

n melepaskan dasi dan kancing kemeja Erlangga.

tika Erlangga menaha

alik tubuhnya. "Biar saya membantumu, Nina!" katanya terdenga

yerukan namanya berkali-kali ketika pria itu membalasnya dan menuntutnya leb

a yang Erlangga lakukan selanjutnya dengan tubuhny

merasa seperti terbakar oleh sentuhan atasannya. Sementara Erlangga, terpanc

sambil merapatkan tu

rasa ingin tahu serta hasrat yang tak terbendung memb

seorang diri di ranjang hotel yang besar itu. Setelah samar-samar inga

dia yang menyerangnya lebih dulu, gerutu Venina jengkel.

emericik air dari kamar

etar. Disambarnya semua pakaiannya. Tangannya gemetar ketika m

! Jangan pernah muncul lagi di hada

dor hotel. Kembali ke kamarnya dan mengambil baran

tu menghentikan langkah Venina. Membua

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY