img Kuserahkan Suamiku Kepada Pelakor  /  Bab 5 Aneh Sekali Kamu, Mas. | 6.02%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Aneh Sekali Kamu, Mas.

Jumlah Kata:1638    |    Dirilis Pada: 13/09/2024

ebagai suamiku itu. Dia mematut diri ke cermin sembari me

aisya. Aku berge

k? Kita cuci muka dulu, yuk!'' aj

an mau makan, Mas udah laper nih,'' ucapnya

jaga,'' sahutku dengan nada kesal. Lalu aku berg

tugas Bibi. Ken

emenin suami makan aja nggak mau. Mana

u terpaksa mengalah. Daripada ribut dan dia mencurigaiku k

pura-pura tak tahu-menahu soal perselingkuhan

u kasih Naisya ke Bibi dulu. Setelah

mar menuju ruang makan. Di sana tampak Bibi

aku sambil

siap, Bu,'' sahut Bibi menoleh s

,'' ucapku spontan yang masih menggendong Naisya. Seket

i tadi mal

nyiapkan makanan di meja. Bantuan apa ya, B

Alhamdulillah kalo Bibi se

dan jagain dia sekalian ya, Bi. Ma'af merepotkan kali ini, maklumlah Bibi kan tahu gimana

potkan sama sekali kok. Bibi sena

i sama Bibi! Nanti kita main sep

ya, Bi? Main sa

lantas beliau bergegas menggendong

Bu,'' sahut

bi pun berlalu meninggalkanku. Sedangkan aku me

guh mengunggah selera. Ada semur jengkol, ik

indah di meja. Ahh! Banyak sekali ternyata dipesan oleh

h mematut masakan yang katan

apan dia suka? Kalo Mas Deno nggak suka nggak mungki

kor dan keanehan hari ini. Bagaimana tak aneh menurutku, dari awal ak

mbeli jengkol di pasar. Pernah suatu hari Bibi Sum lupa, be

nan itu dan menyuruhku untuk menyingkirkan. Ini

sungguh terasa pusing. Aku mengusap muka dan beris

r di kepalaku ini. Seketika ada sosok tangan kekar yang melingkar di pinggangku

seketika dengan jantung yang b

cengengesa

embari mencoba menjauhkan tangan kekarnya dari pinggangku. T

h, Sayang? Apa yang sedan

kata gombalan basinya i

in ngga

nnya yang begitu lebih dariku membuat aku tak bisa melepa

ku merasa sangat jijik. Terbayang ol

ayak gini? Kamu nggak seperti Nelda yang Mas kenal dulu.'' Dia

k berpura-pura nggak berubah ke dia. Ntar malah kebongkar

gagal begitu aja. Aku harus jaga sikap

melamun? Hem?'' pang

udah bilang lagi nggak enak b

ih saja nyaman melingkarkan tangan kekarnya di pinggangku. Aku sudah sedari tadi

ta makan!'' ajakku menjauhkan tangan

ruang makan. Walau terasa jijik, aku menco

an yang tertata indah di meja dan pergerakan

amu kaget melihat menu ini kan?

as Deno. Entah kenapa bahagia saja tera

masakan itu. Hahah. Secara kan di sini tak ada yang menjual masakan

sedari tadi sudah menghenyak di kursi. Aku mencoba untuk menahan

wara begini ya?'' bat

'' tanya Mas Deno dengan tenggorokan tercekat

kan?'' Kusengajakan untuk bercanda dengan Mas D

i serius kamunya malah bercanda. Ngga

ngan ini. Aneh sekali. Dari sana sudah ketahuan ka

pa sih marah-marah nggak jelas

a? Ini malah marah-marah nggak jelas. Ada

nya sudah terasa pening saat ini, karena memandangi hidangan yang ada di depannya.

Mas,'' lirih

il menggeleng. Aku hanya terdiam sej

akanan yang beginian. Mas lebih s

si Pelakor ini memesan makanan yang beginian,'

ak banget loh, Mas. Dicoba dulu deh, s

bilang, aku nggak suka makanan

alah Mas, bahwa makanan itu adalah maka

akar sama rendang daging Padang. Cicip dulu siapa ta

ggak apa-apa biar aku aja!'' Aku bergegas meraih piring dan m

mu sendiri yang makan?'' Dia tampak kesal memandangik

a mubazir aku aja yang makan sendiri. Sebanyak ini loh, mana aku pak

keh dalam hati. Aku kembali meraih sambal rendang dan meletakkan di piringku. Kupandan

an ini adalah kesukaan kamu yang kamu makan bersama

k menahan tawa. Bergegas aku me

h? Makanlah, aku tahu Mas

bohongi nggak apa-apa, asalkan jangan perutmu saja y

ah dipegangnya itu. Aku kembali meletakkan g

. Puas kamu?''

a. Aneh sekali kamu, Mas. Bukannya marah, malah

sisain untuk kamu. Kalo kamu nggak suka rendang,'' tunjukku

a nggak mau masak. Tega banget sih kamu!'' sungut Mas Deno

ku tertawa aja. Kena kamu, Mas!'' gu

aku untukmu, Suamiku yang

sam

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY