img Sang Pengantin Pengganti: Membuat Kenangan Tentang Kita  /  Bab 3 Dia Tidak Berhak Memilih | 0.27%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Dia Tidak Berhak Memilih

Jumlah Kata:1160    |    Dirilis Pada: 17/12/2021

natapnya dengan tatapan beringas, penuh dengan ancaman yang me

yikan dirimu dari suamimu? Apakah kamu ingin mempertahankan badanmu itu untuk pria lain?

menghindar. Ah, bagaimanapun juga, dirinya tidak

ni dengan rasa takut. Dia memang ingin menjaga kesucianny

Brian Lesmana secara sah." tambah Brian dengan nada mencibir. Perla

stri?" tatapan Brian berubah menjadi tajam melihat wanita yang baru saja dis

emiliki cukup keberanian untuk mengungkapkan ketidaksetujuannya. Ayla tahu kalau penolakannya itu tidak akan berarti, juga tidak ak

ang. Apakah kamu berpikir, kamu berhak memilih?" Bri

endengar nada suara Brian

etakutan dengan begitu meyakinkan? Semakin dia bersikap seperti ini, semakin Bri

tubuhnya lebih dekat dengannya. Lengannya yang berotot melingkari

itu menjauhinya. Namun, dibandingkan dengan Brian, Ayla tidaklah sekuat

lupa kalau hari ini adalah hari pernikahan kita? Malam ini kita ak

n Lesmana, tolong lepaskan aku

erasa sikapmu ini sangat munafik?" Brian berpikir bahwa Arlini sebagai gadis keluarga Ginanjar yang populer dikalangan para pri

henti-hentinya memberinya kejutan

an memposisikan dirinya dengan beringas di antara kedua kakin

ain lagi sekarang. Brian akan melakukan se

ang sebelum dia menyetujui pernikahan ini. Sekarang semua

Melihat itu, dia lalu bertanya, "Berapa banyak uang ya

mah sekarang. Ayla tahu apapun jawaban yang dia berikan, Brian tidak akan memercayainya. Meskipun demikian, tujuan Ayla adalah untuk

mereka? Bagaimanapun juga, mereka berdua sudah menikah secara sah sekarang. Ayla tidak mungkin mengakui identi

mandi. Brian memang sengaja menyiapkan dua kamar terpisah karena dia tidak ingin wanita

i gemetar. Dirinya lekas menarik selimut untuk men

emandang ke luar jendela. Pandangan matanya kosong, namun pikirannya melayang jauh, ada banyak hal y

an tidak mencintainya. Tidak hanya itu, dirinya juga telah kehilangan sesuat

rjalan ke dalam ruangan itu sambil menggenggam sebotol obat di ta

nggota keluarga Ginanjar. Brian tidak bisa membayangkan betapa

tol yang dilemparkan Brian padanya, 'Brian benar, dia memang membutuhkan

a. Matanya memerhatikan memar yang ditin

a-kataku dengan baik!" dia membuka tutup botol itu dan menuangkan sebutir pil berwarna putih di telapak

tanpa meneguk air. Matanya

, Brian berjalan dan duduk di sofa yang terletak di sudut ruangan. D

sulitan. "Tapi, aku tidak puny

hanya memiliki beberapa pakaian santai yang biasa dia kenakan di sekolah. Sela

kamu butuhkan." Wanita itu memang benar-benar Arlini. Brian sekarang yakin akan

aya hidupnya

rang. Sepuluh menit kemudian, pakaian-pakaian deng

an dengan kualitas yang tinggi itu, Ayla terperangah. Tangannya b

-pakaian itu, dia tetap saja merasa tertarik. Dia mengambil

lihat Ayla memilih gaun putih yang polos di antara pakaian-pakaian yang mewah itu

img

Konten

img
  /  12
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY