img Jangan Main-Main Dengan Dia  /  Bab 6 Menodai Mantelnya | 1.83%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Menodai Mantelnya

Jumlah Kata:1394    |    Dirilis Pada: 03/01/2025

angannya tertuju pada Yolanda. "Bu

in di sini untuk bersikap sok penting. Aku yak

dak kembali ke sana saja? Apa dia masih berpikir dia

pi aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Jangan biarkan dia merusak hari kita. Kita di sini untuk mencarikanmu pakaian baru yang

in membiarkan momen it

tika dia berkata, "Kak Yolanda, kebetulan sekali bertemu denganmu di sini! Apa kamu

yang sedang dia lihat. Dia tidak akan pernah meninggalka

," ucap Yolanda dengan datar, hampir tidak melirik

"Tapi jujur saja, Kak Yolanda, apa kamu bisa membeli sesuatu di sin

i tetap fokus pada pakaiannya,

rsahaja menunjukkan kualitas eksklusif. Sedikit rasa iri menggerogoti hatinya. Cengkeramannya

t manis ketika dia melangkah mendekat. "Aku hanya me

dan mencengkeram lengannya. Gerakan itu membuat kopinya

dalah karya unik yang hanya ada satu set

hatian dan kebanggaan orang tuanya. Itu bukan hanya pakaian, i

-jarinya mengusap kain mantelnya seolah-olah dia berusaha meyak

itu adalah bagian dari dirinya. Simbol cinta or

nannya kini ternoda. Yolanda menatap noda itu dengan ekspresi tak terbaca, se

kaget, berpura-pura menekan tangannya ke d

uang kertas yang sudah kusut. Dia mengibaskannya dengan jijik ke arah Yol

, jika kamu bahkan bisa menemukannya di tempatmu biasa berbelanj

ertas yang jatuh sebelum kembali ke

tahu. Di desa kecilmu itu, uang itu pasti bisa membeli

bahkan tidak ada jejak amarah di wajahnya. Kemudian, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Yoland

oleh keterkejutan ketika kopi

kan maskara, dan melunturkan bulu mata palsuny

am

bercampur dalam ekspresinya. Dia memelototi Yolanda, tangannya yang t

ampel kain di tangannya, hanya untuk berhenti di

enangannya memudar di setiap langkahnya

ma kasih! Apa kamu sudah benar-

ihina. Dia menurunkan suaranya dengan nada bergetar dan terluka. "Ibu, aku hanya mencoba menebus kesalaha

uarkan setumpuk uang kertas. "Kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi sekarang, jadi kamu tidak bisa memeras uang dari kami! Ini! Amb

n. "Itu tidak cukup," ucap Yolanda,

ena marah. Tidak cukup? Ber

tetapi tajam. "Ini adalah mantel edisi terbatas MS. Uang yang

as? Darimu? Kamu pasti mengira aku bodoh. Jangan berpura-pura sampah mur

makin jengkel. "Kita berada di MS sekarang," ucap Yolanda singkat sambil menunjuk

"Mari kita konfirmasi dan a

n teliti, jari-jarinya menelusuri kain dan labelnya. "Mantel ini memang edisi terbat

t terakhir. "Selain itu, mengingat sifat bahannya yang halus,

diri mereka runtuh dalam sekejap. Mante

ibersihkan. Masukkan ke tagihan di kartuku. Aku tidak punya waktu untuk omong kosong ini." Di

mbayaran. Beberapa saat berlalu dan pramuniaga itu kembali dengan ek

li, memelototinya seolah-olah masalahnya ada di kartu itu. "Seharusnya ada lebih dari dua ratus jut

ya. Biaya pembersihan untuk pakaian edis

ya, cukup tajam untuk membuat semua orang yang ada di d

dia melangkah maju. "Ini keterlalua

transparan, Nyonya. Bahan mantel ini membutuhkan perawatan khusus, itulah kenapa harganya

amarah merembes melalui penam

Jika empat ratus juta terlalu mahal, kamu masih punya pilihan lain." Dia terdiam, tatapannya dingin dan tak te

Beraninya kamu?! Kamu pikir kami semiskin dirim

nselnya dan menghubungi Jonas, orang yang di

dia harapkan, suara Jonas malah menggelegar di ujung telepon. "Di m

yang sangat mendesak menghantamnya seperti petir. Genggamannya pada ponsel goyah

uatu? Apa y

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY