img Pernikahan Si Mungil  /  Bab 7 Kecelakaan Yang Tak Terduga | 1.84%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 7 Kecelakaan Yang Tak Terduga

Jumlah Kata:1030    |    Dirilis Pada: 17/12/2021

ak berguna, jadi dia tidak

ku. Tapi kita kan belum menikah. Aku juga belum menyetujui pernikahan

g dipegangnya dan berkata

Dia harus menghadiri pertemuan penting setelah tiba di Ko

itu terus diam. Ketegangan di antara mereka cukup tebal unt

h jalan dan Hiram menatapnya dengan dingin, ti

r paham apa arti dari ungk

in untuk membeku

sejak dia kecil. Dia tidak pernah d

, dia bukanlah g

gsung pulang ke rumah, namun atas desakan Rachel, Hiram pun

dirinya dalam pekerjaan. Yang membuatnya melupakan

uta paling mengerik

dirugikan. Hanya dengan memikirkannya saja, ra

pai

h kelelahan dan berbaring di sofa. Setelah bebera

dah pulang kerja

wab, "Iya, aku baru saja sampai di rumah

oanna setiap hari. Dia juga ingin kalian berdua menikah secepat mungkin. Kami telah menetapka

achel langsung melompat dari

Kenapa kamu sudah menetapkan tan

elum pasti? Kamu sudah bertemu dengan calon ibu mertuamu. Kakek buyutmulah

mu dengan paman Setiawan! Kenapa terburu-buru? Aku sudah bilang kal

pernikahan mereka telah ditetapkan

i yang lalu, aku sudah mengirimkan alamat perusahaan Hiram dan apartemennya. Apa kam

pon setelah menyele

at tidurnya, matanya menatap k

mbut dari saat mereka bersama di dalam mobilnya. Jika dia tidak bisa menemukan ide yang bag

ari solusi dan tidak

hkah saya bicara dengan beliau?" Setelah mencari cukup lama, dia akhirnya menemukan n

s aku beritahu padanya! Halo? Halo!" Brengsek! Sekreta

dengarkannya, untuk apa maman

ram sudah mem

manajernya bahwa dia akan cuti dan k

am bekerja di dalam, dia mungkin tidak akan membiarkannya masuk. Kesempatan terbai

erta menarik kesimpulan. Bagaimanapun,

dia akhirnya melihat

ersandar. Dia berlari dengan cepat ke arah Hi

an terengah-engah, "Bisakah kamu melua

lalu berjalan melewati wanita itu, melangkah maju menu

nya Hiram. Dia sekarang memiliki pemaha

sa memikat atau menarik perh

k mengatakan sesuatu, dia melihat

ah satunya memiliki saku yang menonjol. Tam

g ke arah Hiram tetapi segera d

gembira. Kedua pria ini jelas tamu ta

im seseorang untuk memperbai

!" Sudah lama

anas. Sambil mencibir, dia berkata, "Saya Jay Ristanto. Apakah kamu ingat saya? Tuan Setiawan, ta

uhkan sebelumnya." kata Hiram. Hiram masih mengingatnya. Jay adalah seorang bos dari suatu perusahaan konst

iliki banyak musuh karena status mere

luargamu yang berkantong tebal, kamu me

ke belakang Hiram. Sekarang Hiram dan pengawal

Bereska

baikan tangannya ke

ersebut mengambil segenggam batu pecah dar

img

Konten

img
  /  4
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY