img Dendam Birahi Penakluk Hati  /  Bab 2 Mimpi Buruk | 1.12%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Mimpi Buruk

Jumlah Kata:1067    |    Dirilis Pada: 23/10/2021

jam 4 sore itu heran, karena seminggu ini juga dia sering melihat Dirham makan siang di sana. Dinar hanya akan memberi seny

gu driver ojol, jam segini biasanya banyak ojol menawarkan jasa tanpa pakai ap

n

bil yang dibunyikan beberapa kali. Dia menoleh kesamping

muda yang beberapa hari ini sering muncul di tempatnya bekerja, cowok yang mengajakn

u antar

ada Dirham. Dia menatap pemuda itu lek

ot, rumah ku Deket ko

Di sini banyak orang j

diri, jangan

ku bukan orang jahat." su

menghiraukan ucapan Dirham, Sementara

polos itu mengeluh perlahan, kenapa keras kepala

i mobil dan mengh

aja nggak mau. Berarti bertemannya nggak ikhlas." Dirham meli

nget kena

mulai

tar kamu pulang

n Dirham melemahk

alau m

ong. Ay

itu terduduk di bagian kursi penumpang. Sejurus setelah pintu ditutup D

gal sama s

Aku sewa kamar

hidup tanpa keluarg

ari keluarga kaya, harus p

dan lentik meski tanpa maskara, pasti bisa menawan siapa saja. Kulit bersih terlihat sangat natural tampak mas

n saja, iya itu y

an seperti per

sewa d

da lorong agak kecil, sewa

ganggukkan

dulu, ter

ar sampa

ima kasih. Di si

, dia tidak biasa diantar seorang lelaki se

meninggalkan tempat itu. Dia mengangk

Iya setengah jam lagi kita ketem

dahi panggilan dan segera me

*

yiram tanaman di taman depan. Rumah besar itu kelihatan suram tanpa kec

ungi. Dirham tinggal di apartemennya sendiri, sudah beberapa bulan terakhir,

rustasi. Fathia begitu hancur dan rapuh saat mengatakan tentang kehamilann

a tidak kuat, Fa takut papa, Fa t

memeluk lutut di kamarnya, di dalam gelap, ai

u terkejut, dan seg

kek gitu." Fathia semakin menangis

nya aku murahan, aku wanita murahan. Kak, tolong. Fa hamil kak, Fa hamil." lutut Dirham lema

elaki itu, bilang sama kakak, biar kakak kerjakan dia.

ingin marah padanya, tapi melihat wajah sedih itu, hilang langsung amarahnya. Ini tidak bisa dibiarkan, lelaki bang

m meninggi. Tapi adiknya tetap diam. Emosi yang sudah tersulut tadi

untuk menenangkan diri dulu. Dirham m

irham berlari masuk kedalam rumah, blueprint tube yang selalu menemaninya dilempar begitu saja di atas lantai, langkah Dirham melemah ketika sampai di tangga paling atas jeritan itu terdengar dari

a menggigil, kaki dan tangannya gemetar tidak kuat lagi melangkah

ngis terisak-isak, tangannya memegang siku Fathia. Pergelangan tangan gadis itu penuh dengan darah yang hampir mengering. Dirham

ya kemarin. Dirham menggelengkan ke

a, Fa

jangan pergi, k

iaaa

m, ban

buruk ini,

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY