img Penjara Cinta Sang Taipan  /  Bab 2 Pertemuan pertama | 1.79%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Pertemuan pertama

Jumlah Kata:1218    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

. Kini Bening sedikit bisa menghirup udara bebas karena s

i keindahan rumah megah ini. Setelah

yang beberapa hari ini telah ia tinggali. Hembusan hafas lega gadis bermata teduh itu

akan terkurung disini?" tanya

m ha

empurna di tubuhnya. Saat ini gadis itu tengah berdiri di atas balkon kamar men

dan beristirahat. Namun langkah kaki gadis itu terhenti saat netra indahnya menangkap sil

karena merasa kaget dan tak

ncul dan bagaimana ia bisa masuk? Berbagai

enyimpulkan bahwa orang yang telah lancang

a

masih tetap bergeming di tempat duduknya. Namun rasa penasaran itu mengabur saat pria itu menunjukan sesuatu di tangan kanannya. Ya, sebuah remot. Jadi pria itu yang telah menyalakan lam

Seorang pria tampan dengan rahang tegas dan memiliki tatapan setajam elang. Tatapan dingin nan m

Bening tergagap ti

mbiarkan pertanyaan yang menurutnya tidak penting itu hilang terbawa hembusan angin. Mata ta

gelas anggur merah di tangannya. Ia begitu menikmati se

itu tentang siapa dirinya. Ia bahkan terlalu larut dengan kepuasan kare

intu untuk melarikan diri. Namun semua usahanya sia-sia karena pintu sudah otomatis terkunci

ku dari siapa pun yang ing

ah dapat dipastikan bukan orang sembarangan. Namun orang yang sangat berkuasa. Kal

adaku!" Suara serak nan seksi pria itu

asing yang tidak ia ketahui namany

jangan m

angkah Arga untuk dapat meraih gadis yang

histeris. Trauma karena pernah nyaris menjadi korban peleceh

amu inginka

ang Bening lakukan. Sisi liarnya bangkit tanpa bisa dicega. Gadis polos nan menggoda it

ng akan menjadi istri mainannya. Karena tadi siang sang Mommy baru saja membe

ertemu bidadari yang akan menjadi mainan barunya selama s

ku selama setahun ke depan!" bisik Arga tepat di telinga Benin

rga membuat Bening meremang hingga

ni yang akan m

an bahwa pernikahan mereka hanya sebuah perkawinan kontrak tetapi bagi Bening pernikahan tetaplah pernika

kini mengungkung tubuh mungilnya mampu Bening rasakan. Karena unt

yang pria itu tawarkan. Namun, ketidakberdayaan melawan kekuatan pr

hidung keduanya bersentuhan. Kata-kata memuj

em

yang mendapat serangan mendadak itu pun berusaha melepaskan ciuman itu sekuat tenaga deng

ensual setelah tautan

a yang sempat terkikis dengan meraup oksigen se

ja dicecap Arga tadi. Belum pernah ia merasakan bibir semanis madu sep

Baru merasakan bibirnya saja sudah bisa membuat Arga hil

ipnotis seluruh kesadarannya. Bibirnya yang merekah merah dengan warna alami yang begitu mengg

am rahang rapuh gadis itu agar menghadap ke arahnya. Perlahan tapi pasti Arga telah berhasil

titah Arga di

kin merapat. Sebagai seorang Casanova sejati Arga tentu saja tidak kekur

ah dada Bening dengan keras hingga membuat gadis itu refleks mendesah. Kesempatan itu digunakan Arga unt

uhnya itu. Hanya air mata yang tak berhenti keluar dari sudut mata sebagai bukti betapa

img

Konten

Bab 1 Kontrak pernikahan Bab 2 Pertemuan pertama Bab 3 Mainan baru Arga Bab 4 Rencana sang Mommy Bab 5 Skandal Bab 6 Media
Bab 7 Kehidupan liar Arga
Bab 8 Kebencian Ibu
Bab 9 Ayah tiri
Bab 10 Mendapat pelecehan
Bab 11 Pertolongan warga
Bab 12 Terusir dari rumah
Bab 13 Tertabrak mobil
Bab 14 Malaikat penolong
Bab 15 Jebakan Tante cantik
Bab 16 Hotel
Bab 17 Kesepakatan
Bab 18 Tekad Bening
Bab 19 Perseteruan Ayah dan anak
Bab 20 Nasehat Raka
Bab 21 Tuan pemaksa dan Nona sombong
Bab 22 Kondisi sang Opah
Bab 23 Opah vs cucu
Bab 24 Bukan tawanan tapi calon menantu
Bab 25 Sekolah kepribadian
Bab 26 Business trip
Bab 27 Table manner
Bab 28 Kekuatan uang
Bab 29 Mencari informasi
Bab 30 Sawang sinawang
Bab 31 Kehormatan yang terenggut
Bab 32 Histeris
Bab 33 Bertemu Tuan sepuh
Bab 34 Papi calon mertua
Bab 35 Sah
Bab 36 Bukan malam pertama
Bab 37 Kekonyolan pengantin baru
Bab 38 Makan malam
Bab 39 Masakan Bening
Bab 40 Gara-gara sambal terasi
Bab 41 Alergi debu
Bab 42 Hukuman untuk Bening
Bab 43 Foto usang di dalam gudang
Bab 44 Pembalasan Arga
Bab 45 Dua teman baru
Bab 46 Tidak berhasrat selain Bening
Bab 47 Tidak bisa berenang
Bab 48 Nafas buatan
Bab 49 Sisi lain Arga
Bab 50 Trauma masa lalu
Bab 51 Pergi berdua
Bab 52 Sahabat lama
Bab 53 Nostalgia
Bab 54 Luka di kaki Arga
Bab 55 Sikap manis Arga
Bab 56 Semakin dekat
Bab 57 Kembali ke Jakarta
Bab 58 Ibu mertua antagonis
Bab 59 Menjadi yang terbuang
Bab 60 Belajar dari Opa
Bab 61 Lingerie merah
Bab 62 Pesta
Bab 63 Bajingan itu adalah !
Bab 64 Ingatan masa lalu
Bab 65 Trauma dan depresi
Bab 66 Perseteruan 2 pria
Bab 67 Melihat Ibu
Bab 68 Orang tak dikenal
Bab 69 Lapar tengah malam
Bab 70 Obrolan tak biasa
Bab 71 Cemburu
Bab 72 Negosiasi
Bab 73 Bertemu sang penguasa
Bab 74 Sebuah persahabatan
Bab 75 Pesan
Bab 76 Fakta dari Raka
Bab 77 Kebencian Sandra
Bab 78 Berkuda dan bermain golf
Bab 79 Anggapan yang keliru
Bab 80 Sebuah tamparan
Bab 81 Kekecewaan Bening
Bab 82 Pembelaan
Bab 83 Perhatian Arga
Bab 84 Sikap aneh Tuan Jordan
Bab 85 Pertengkaran dan keromantisan
Bab 86 Amarah Arga
Bab 87 Cucu perempuan
Bab 88 Pengakuan Sari
Bab 89 Ternyata simpanan Papi adalah
Bab 90 Kecewa
Bab 91 Perubahan sikap Arga
Bab 92 Fakta baru
Bab 93 Sebuah kejutan
Bab 94 Dia bukan anakku!
Bab 95 Hamil
Bab 96 Gugurkan bayi itu!
Bab 97 Abang Adam
Bab 98 Mengasingkan diri
Bab 99 Perubahan sikap Tuan Jordan
Bab 100 Pengakuan Juwita
img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY