img Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!  /  Bab 3 Pertentangan | 4.62%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Pertentangan

Jumlah Kata:1091    |    Dirilis Pada: 20/11/2021

*

itu memang dikenal sebagai panglima berdarah dingin selama pemerintahan Kaisar Liuu Qiang Wen. Karena k

bisa menerima begitu saja perlakuan kejam yang Qiang Wen lakukan pada keluarga dan rakyatnya. Namun selama berlia

an mudah hancur meskipun dihancurkan separah apapun. Kerajaan dan rakyat mungkin akan menderita namun mereka tetap bisa be

a berpikir mungkin lebih baik jika ia tinggal di kediaman mewah daripada meringkuk di penjara p

menghempaskan tubuh Nona Yun hingga gadis itu harus terben

r Nona Yun marah lantas bangkit dan menantang Pangli

dengan tatapan teramat muak. "Jika bukan karena perintah raja niscaya aku

ta yang semula hitam kelam indah kini beruba

buangmu di lautan. Kau tahu aku sangat jijik untuk menyentuh tubuhmu." imbuh Panglima Xue

NTI KAU AKAN MENYESAL TELAH MENGHINAKU SEPERTI ITU." ucap

kali di mataku, jika bukan karena Raja maka aku sudah menghabisi seluruh raky

dan taringnya mencuat, gadis itu kehilangan sisi manusianya dan berubah menjadi jiwa iblis s

u dengan sigap menangkis, ia menampik tangan Nona

ap Panglima Xue pongah membuat si iblis

mbulkan kegaduhan yang begitu teramat sangat, meskipun terjadi pertarungan hebat tak ada satupun pengawal yang berani mend

di tubuh Panglima Xue. Pria itu mencoba terus menghindar, namun sedikit ke

ekejaman yang dimiliki Panglima Xue membutakan dirinya, ia lupa bahwasanya ia tengah bertarung di peraduan sang raja yang beg

hku!" bentak Panglima Xue tak teri

butnya. Tanpa kenal ampun, Panglima Xue membenturkan kepala Nona Yun ke

Xue terus menghancurkan tubuh

LIMA SIALAN!" balas Nona Yu

?" ucap Panglima

kembali namun terhenti seketika setelah sebuah trisula men

ng memiliki senjata trisula dan kekuatan seper

ah Raja Qiang Wen lirih sambil berdiri di am

n tangannya di rambut Nona Yun dan membun

alu berjalan mendekati panglima

ya dengan kepalamu." tegas Raja Qiang lalu m

iang menangkapnya. Perlahan sang raja menyembunyikan trisula itu di telapak

" titah Raja Qiang

endongak lalu bersujud memoh

...." sembahnya berkali-kal

alon ratuku, lalu untuk apa aku mengampunimu? Sekarang.

namun tak lama kemudian dengan tangan bergetar

a... Saya mohon ampun sekali lagi." ucapnya

MENGULANGI PERINTA

npa pikir panjang lagi, Panglima

as

terlempar ke hadapan Raja Qiang Wen. Sang raja hanya diam, m

tadi menghancurkannya kalah beringas oleh rajanya sendiri. Nona Yun sadar musuh yang

rap suatu hari nanti kau akan lebih sukarela lagi dan memberikan kepalamu kep

ya ditelan kesakitannya sendiri. Baginya kehilangan satu tangan

TANGANMU. SUATU HARI NANTI AKU AKAN

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY