img Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!  /  Bab 1 memasak sendiri | 1.64%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!

Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!

Penulis: Sandi Agutian
img img img

Bab 1 memasak sendiri

Jumlah Kata:885    |    Dirilis Pada: 12/08/2025

creamy yang menggelembung lembut di panci. Meski sudah empat tahun menikah, ia masih terbiasa memasak sendiri, walaupun keluarga Crowhurst memiliki lebih dari cukup staf

antungnya otomatis mengencang. Ia menoleh, dan mendapati Damien Crowhurst berdiri di ambang pintu

rendah, datar, nya

n yang datang begitu saja. "Kau pulang lebih ce

a," potong Damien

k. Ia mematikan kompor sebelum menatap

eolah sedang berhadapan dengan lawan bisnis, bukan istr

a mereka, seperti gelas kristal yan

ahwa itu hanya lelucon buruk. Tapi Damien tetap diam, k

nya hampir tak te

akan mendapatkan kompensasi empat puluh juta dolar, dan penthouse di Ravenshore."

an segalanya di pasar saham, ibunya tak sanggup menahan rasa malu, dan keduanya memilih mengakhiri hidup. Kakeknya-s

a dinginnya, menerima jarak yang tidak pernah terjembatani. Ia selalu berpikir,

berakhir seperti kontrak

imu, ya?" tanya Amara, suaranya b

npa ekspresi. "Aku pikir itu y

pa saat, lalu mengan

it, seolah tak menyangka ia akan se

k, mematikan kompor sepenuhnya, lalu mencuci sendok kayu itu di wa

n tidak berkata apa-apa lagi

mperhatikan. Ia tahu betapa rapuh Amara dulunya-ia pernah melihat gadis itu menangis sendirian di taman keluarga, menangis di bawah hujan saat pemakama

gkin," kata Damien, nadanya s

anya me

ngga yang dulu setidaknya bersikap netral mulai menunjukkan wajah sinis. Ta

koper ketika suara deru mesin mobil terdengar di luar. Tak

ngan gaun biru tua memasuki rumah. Wajahnya cantik, riasan sempurna

ala sampai ujung kaki. Tatapannya membuat Amara merasa seper

lanjut wanita itu. "Ka

ngguk. Ia sudah cukup pintar untuk

"Aku cuma ingin melihat seperti apa wanita yang... berhasil bertahan di sis

i lebih sering mengabaikan Amara-tersenyum menyam

u kau sudah selesai menilai, aku

masam. "Kau ini benar-be

g. "Mungkin. Tapi aku

lengan pelayan yang tadi memujinya, lalu berjalan menuju rua

rakhir kalinya. Dua koper besar berada di sampingnya. Sopir Damien

a mencoba membuatnya menjadi rumah... tapi nyatanya, dinding-dindingn

i hatinya masih perih. Kebebasan itu seperti udara segar, pahit tapi nyata. Untuk perta

adalah awal dari

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY